Persipura
5 Fakta Stadion Lukas Enembe yang Jadi Kandang Persipura Jayapura
Berikut 5 fakta mengenai Stadion Lukas Enembe yang jadi kandang Persipura Jayapura di Liga 2 2022.
Penulis: Astini Mega Sari | Editor: Astini Mega Sari
TRIBUN-PAPUA.COM - Stadion Lukas Enembe di Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, menjadi markas Persipura Jayapura di Liga 2 2022.
Izin Stadion Lukas Enembe untuk menjadi markas Persipura dikeluarkan oleh Gubernur Papua, Lukas Enembe.
Diketahui, sebelum berkandang di Stadion Lukas Enembe, Persipura bermarkas di Stadion Mandala di Kota Jayapura.
Berikut 5 fakta mengenai Stadion Lukas Enembe yang jadi kandang Persipura di Liga 2 2022:
Baca juga: Skuad Persipura Masih di Mess Pemain meski Aktivitas Tim Diistirahatkan, Ini Kata Ricky Nelson
1. Berkapasitas 40 Ribu Orang

Dibangun di atas tanah seluas 13 hektare, Stadion Lukas Enembe berkapasitas 40 ribu orang.
Stadion ini juga menjadi venue Pekan Olahraga Nasion (PON) XX Papua 2021.
2. Biaya Pembangunan Capai Rp 1,3 Triliun
Stadion Lukas Enembe dibangun pada tahun 2016 dan selesai pada 2019.
Pembangunan stadion ini menghabiskan dana p 1,3 triliun yang dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Papua.
Baca juga: Persipura Larang Pemainnya Ikut Tarkam, Ricky Nelson Singgung Risiko Cedera
3. Alami Perubahan Nama
Stadion ini awalnya diberi nama Stadion Papua Bangkit.
Namun, namanya diubah menjadi Stadion Lukas Enembe jelang peresmian.
Alasan perubahan nama itu adalah untuk menghormati Gubernur Lukas Enembe yang dianggap berperan penting dalam terpilihnya Papua sebagai tuan rumah PON XX 2021.
4. Masuk Nominasi Stadion Terbaik Dunia 2019

Stadion Lukas Enembe merupakan stadion termegah di Papua yang memiliki fasilitas bertaraf internasional.
Bahkan, Stadion Lukas Enembe berhasil masuk dalam Nominasi Stadion Terbaik Dunia 2019 yang diselenggarakan oleh media online asal Polandia, yaitu StadiumDB.com.
Stadion Lukas Enembe bersaing dengan 21 stadion lainnya dari 19 negara.
Namun, pemenang dalam kategori ini adalah Japan National Stadium.
Baca juga: Khawatir Penundaan Kompetisi Berimbas ke Sponsor, Pelatih Persipura Singgung Gaji Pemain
5. Punya Fasilitas Modern

Dikutip dari Kompas.com, jenis rumput yang digunakan di stadion itu adalah Zoysia Matrella (Linn) Merr atau rumput Manila yang lazim digunakan di stadion-stadion besar, salah satunya di Stadion Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta.
Untuk pencahayaan, stadion ini menggunakan LED teknologi DMX dari Philips yang bisa mengikuti beat musik dengan kekuatan 1.800 lux.
Tak hanya itu, scoring board perimeter atau papan skor digital yang terpasang di dua sisi tribun juga didatangkan dari Eropa.
Sementara, 88 unit perangkat sound system di stadion ini didatangkan langsung dari Jepang.
(Tribun-Papua.com)