Video Kebaya Merah Dibuat atas Pesanan Seharga 750 Ribu, Ini Cara Pelaku Tawarkan Video ke Pelanggan

Video dewasa kebaya merah ternyata dibuat atas pesanan dan dihargai Rp 750 ribu. Polisi jug aungkap cara pelaku tawarkan video ke pelanggan.

Penulis: Astini Mega Sari | Editor: Astini Mega Sari
TribunJatim.com/Luhur Pambudi
ACSdan AH, pemeran video kebaya merah, saat konferensi pers di Gedung Humas Polda Jatim, Selasa (8/11/2022) - Video dewasa kebaya merah ternyata dibuat atas pesanan dan dihargai Rp 750 ribu. Polisi jug aungkap cara pelaku tawarkan video ke pelanggan. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Video dewasa kebaya merah ternyata dibuat atas pesanan dan dihargai Rp 750 ribu.

Diketahui, kedua pelaku kasus video kebaya merah yakni ACS dan AH kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Farman, pesanan video kebaya merah tersebut berawal dari adanya pesanan dari pembeli di awal Maret 2022.

Pembeli memesan video dengan tema penggunaan kostum kebaya warna merah dan bertempat di kamar hotel.

Baca juga: Fakta Terbaru Video Kebaya Merah, Pemeran Produksi 92 Video Dewasa hingga Terancam 6 Tahun Penjara

Dua pemeran video kebaya merah ditetapkan menjadi tersangka.
Dua pemeran video kebaya merah ditetapkan menjadi tersangka. ((Kompas.com/Achmad Faizal))

"Kronologis Maret 2022, AH menerima DM Twitter dari akun Twitter yang diselidiki dan meminta utk membuat konten dengan tema resepsionis hotel, dengan dibayar diterima Rp750 ribu," ujar Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Farman dalam konferensi pers di Gedung Bidang Humas Mapolda Jatim, Selasa (8/11/2022), seperti dikutip dari Tribun Jatim.

Kedua tersangka memesan kamar di sebuah hotel di jalan Sumatera, Gubeng, Surabaya, untuk membuat video pada, Selasa (8/3/2022).

"Dengan uang itu mereka pesan kamar hotel 1710 dan membuat video sesuai pesanan yakni tersangka perempuan menggunakan kebaya merah, seolah-olah sebagai karyawan hotel," kata Farman.

"Kedua tersangka bergantian melakukan perekaman, menggunakan HP milik tersangka, lalu diedit dan dikirim ke melalui akun telegram milik AH."

Baca juga: 5 Fakta Video Dewasa Kebaya Merah: Pemeran Ditangkap, Polisi Ungkap Identitas dan Hubungan Keduanya

Cara Tawarkan Video

Farman menyebut pesanan video kebaya merah itu didapatkan pelaku dari direct message (DM) akun Twitter yang dikelola keduanya.

Keduanya mengelola dua akun Twitter, bernama @ainturslvt dan @meamora.

Di akun itulah kedua pelaku menawarkan video dewasa yang mereka produksi.

Calom pembeli yang berminat dan sepakat dengan penawaran harga akan diberikan sebuah link akun media percakapan (chatting) Telegram, lengkap dengan password untuk mengakses video dewasa pesanannya.

"Penjualan melalui telegram, ketika ada endors pesanan yang masuk di Twitter. Setelah dibuat dikirim ke telegram. Pembayaran melalui payment getaway di Indonesia," kata Farman.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved