Selasa, 12 Mei 2026

Piala Dunia Qatar 2022

Ini Dia PEMAIN KUNCI Kroasia di Piala Dunia 2022

Terlepas dari sejarahnya yang kompleks baru-baru ini, negara ini telah menyaksikan munculnya generasi bakat sepak bola yang belum pernah terjadi.

Tayang:
Editor: Roy Ratumakin
Istimewa
Tidak ada kata yang lebih baik daripada tangguh untuk menggambarkan Kroasia dalam hal kemampuan mereka untuk menerima tantangan, menahan kesulitan, dan bangkit dari kemunduran. Kini, timnas Kroasia bersiap hadapai Piala Dunia 2022 di Qatar. 

TRIBUN-PAPUA.COM – Tidak ada kata yang lebih baik daripada "tangguh" untuk menggambarkan Kroasia, dalam hal kemampuan mereka untuk menerima tantangan, menahan kesulitan, dan bangkit dari kemunduran.

Terlepas dari sejarahnya yang kompleks baru-baru ini, negara ini telah menyaksikan munculnya generasi bakat sepak bola yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Jadi bukan kebetulan bahwa Vatreni hampir memenangkan Piala Dunia terakhir di Rusia pada tahun 2018.

Baca juga: Runner-up Piala Dunia 2018 Ini Bakal Buat Kejutan di Qatar, Luka Modric Sang Jenderal Lapangan

Pada kesempatan itu, tim Balkan tidak ada apa-apanya jika bukan karena keuletannya. Mereka mendominasi Argentina untuk memuncaki grup dan mengatasi rintangan berat di setiap babak sistem gugur.

Termasuk menjalankan tantangan lewat adu penalti melawan Denmark dan Rusia dan perpanjangan waktu melawan Inggris.

Setelah menyaksikan pahlawan mereka melewati setiap badai sampai ke final melawan Prancis, para penggemar Kroasia tidak diganjar dengan akhir yang bahagia.

Namun mereka akan berharap bahwa Qatar 2022 menyajikan sensasi yang serupa dengan perjalanan yang tak terlupakan di Rusia.

Dalam perebutan gelar terbaru ini, pelatih kepala tim Zlatko Dalic akan mengandalkan campuran pengalaman dan bakat yang dibangun di sekeliling salah satu pemain terbaik dunia yaitu, Luka Modric, kapten abadi Kroasia.

Di samping gelandang Real Madrid ini, pemain berpengalaman seperti Marcelo Brozovic, Ivan Perisic, Mario Pasalic, dan Mateo Kovacic akan memainkan peran pendukung yang vital.

Luka Modric.
Luka Modric. (Istimewa)

Luka Modric

Jika "tangguh" menggambarkan Kroasia dengan sempurna, kata yang paling tepat untuk merangkum kontribusi kapten mereka Luka Modric untuk sepak bola adalah tak terbatas.

Dia adalah paket lengkap, seorang gelandang multi talenta dengan kontrol bola yang indah, mahir dalam penguasaan bola, distributor, dan juga finisher yang fenomenal.

Tambahkan semua kualitas ini bersama-sama dan Anda memiliki pesepak bola yang pasti pantas mendapatkan tempatnya di antara yang terhebat dalam sebuah pertandingan.

Baca juga: Ini Daftar Skuad Qatar di Piala Dunia 2022

Banyak penghargaan yang didapat Modric, termasuk memenangkan award Pemain Pria Terbaik FIFA 2018, yang menggarisbawahi kehebatan dan kerendahan hati individunya.

Sebelum menjadi kapten timnya ke final Piala Dunia di Rusia, Modric memberikan penampilan berkelas lainnya selagi memakai jersey putih Real Madrid, memainkan peran paling penting dalam perjalanan mereka untuk meraih gelar Liga Champions UEFA tiga kali berturut-turut.

Usia tampaknya tidak berpengaruh terhadap pemimpin kharismatik Kroasia ini. Kepemimpinan dan bakatnya yang luar biasa sekali lagi akan menjadi katalis bagi Kroasia untuk melangkah jauh di Qatar.

Ivan Perisic.
Ivan Perisic. (Istimewa)

Ivan Perisic

Daftar pemain hebat Kroasia tidak akan lengkap tanpa Ivan Perisic. Di Piala Dunia terakhir kemarin, penyerang sayap, yang pindah dari Inter Milan ke Tottenham selama musim panas, berperan sangat penting dalam beberapa pertandingan untuk Vatreni.

Ia mencetak satu gol ke gawang Islandia di pertandingan terakhir fase grup, satu gol penyeimbangm dan satu assist di semifinal dan menang atas Inggris.

Ini masih diikuti oleh gol lain sebagai penyeimbang gol pembuka Prancis di pertandingan penentuan. Pelatih kepala Dalic akan sangat bergantung pada kemampuan menyerang Perisic, yang kemungkinan akan menjadi salah satu nama pertama di lembar tim.

Baca juga: Piala Dunia 2022: Stadium 974 Suguhkan Pemandangan Cakrawala Doha

Dia juga bisa berperan sebagai pemimpin lain yang bisa mengangkat tim sejak tahap awal.

Dia sudah melakukannya di Kejuaraan Eropa UEFA terakhir, ketika dia mencetak dua gol di babak grup, dan di kualifikasi Piala Dunia Qatar, menyumbangkan tiga gol.

Bagi Perisic, tidak ada motivasi yang lebih besar daripada mengenakan jersey kotak-kotak Kroasia.

“Itu sangat berarti bagi saya,” kata pemain sayap itu sebelumnya kepada FIFA.com.

“Saya mulai bermain sepak bola ketika saya berusia enam tahun dan selalu bermimpi bermain untuk tim nasional dan klub besar.

Kedua mimpi itu menjadi kenyataan.

“Saya telah melakukan semua yang saya bisa untuk menjadi pemain seperti sekarang ini. Saya selalu berusaha memberikan yang terbaik ketika saya mengenakan seragam negara saya.”

Pengabdian seumur hidup pada seraga, Kroasia dan rasa lapar untuk tampil di panggung terbesar adalah dua alasan lain mengapa Perisic akan menjadi salah satu tontonan terbaik di Qatar.

Marcelo Brozovic.
Marcelo Brozovic. (Istimewa)

Marcelo Brozovic

Marcelo Brozovic akan genap berusia 30 tahun pada 16 November, hanya beberapa hari sebelum Piala Dunia FIFA 2022 dimulai.

Pada tahap utama kariernya ini, playmaker serba bisa ini dapat sepenuhnya memanfaatkan gudang keterampilan dan kekayaan pengalamannya sebelum kemampuan atletisnya mulai menurun.

Untuk itu, gelandang Inter Milan ini dipastikan akan menjadi salah satu pilar tim asuhan Dalic.

Seorang pemain yang cerdas, ia mampu memberikan keseimbangan bagi tim baik dalam bertahan maupun menyerang.

Dia telah membuat langkah besar dalam beberapa tahun terakhir dan telah unggul di Serie A khususnya. Ia menjadi salah satu pemain paling konsisten di posisinya, tidak hanya di Italia tetapi di dunia.

Mantan pelatih gelandang kelahiran Zagreb ini di Inter, Antonio Conte, berperan penting dalam mengembangkan permainannya, dan hari ini Brozovic menuai hasilnya.

Mateo Kovacic.
Mateo Kovacic. (Istimewa)

Mateo Kovacic

Trio Brozovic, Modric, dan Kovacic akan menjadi salah satu unit lini tengah paling tangguh yang akan mentas di Qatar 2022.

Namun di lini tengah, Kroasia juga memiliki kualitas kedalaman, dengan keunggulan lainnya dalam diri Mateo Kovacic, seorang ahli tekel tanpa kompromi dengan teknik mengubah bola lepas menjadi peluang.

Pada tahun 2018, dia adalah salah satu penggerak utama dari upaya Kroasia meraih gelar dan pengalamannya di luar negeri baru-baru ini akan membuat kehadirannya lebih mengancam kali ini.

Setelah Piala Dunia 2018, Kovacic pindah dari Real Madrid ke Chelsea, di mana ia terus mengasah mental dan kebugarannya.

Bakat alami semakin membawanya jauh ke depan di Liga Premier, yang menuntut fisik. Berkat waktunya yang dihabiskan bermain di Inggris, pemain Kroasia itu menambah kekuatan ekstra pada permainannya.

Mario Pasalic.
Mario Pasalic. (Istimewa)

Mario Pasalic

Posisi yang lebih disukainya yaitu sebagai playmaker ofensif atau gelandang tengah yang melebar, daripada sebagai striker murni, Mario Pasalic masih bisa membuat beberapa gol dan banyak di antaranya sangat penting.

Dia akan meningkatkan keunggulan kompetitif Kroasia di lini tengah dengan kemampuannya untuk menembus ruang yang ditinggalkan oleh pertahanan lawan.

Pasalic mencetak 13 gol untuk tim Serie A Atalanta musim lalu, jumlah yang mengesankan dalam tim yang manajernya Gian Piero Gasperini sangat percaya pada rotasi posisi.

Sejauh ini, pemain kelahiran Mainz ini masih berjuang untuk membuat gol secara terus menerus.

Namun dalam seragam merah-putih Kroasia, ia akan diberikan kebebasan yang lebih besar untuk mencoba dan meningkatkan perolehan tujuh gol internasionalnya. (*)

Sumber: FIFA

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved