Pemekaran Papua

DOB Papua: Percepat Pembangunan, Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Diketahui, pembentukan DOB Papua ini sendiri merupakan implementasi dari Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus).

Istimewa
PENJABAT GUBERNUR DOB: Nikolaus Kondomo (kiri), Ribka Haluk (tengah), dan Apolo Safanpo (kanan) dilantik sebagai Penjabat Gubernur di tiga provinsi baru yaitu Provinsi Papua Pegunungan, Provinsi Papua Tengah, dan Provinsi Papua Selatan. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Belakangan Papua menjadi perhatian karena pemekaran yang dilakukan.

Bumi Cenderawasih yang tadinya terbagi dua provinsi saja, yakni Papua dan Papua Barat, kini telah dimekarkan lagi menjadi total 6 provinsi.

Daerah otonomi baru (DOB) yang lahir dari Provinsi Papua adalah Provinsi Papua Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah.

Sedangkan dari Papua Barat, ada Papua Barat Daya yang menyusul pemekarannya.

Baca juga: Tiga Pj Gubernur Resmi Bertugas di DOB Papua, Yan Mandenas: Perhatikan Ekonomi Masyarakat

Diketahui, pembentukan DOB Papua ini sendiri merupakan implementasi dari Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus).

Tujuannya tak lain untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mengatakan, Papua memiliki wilayah yang luas hampir 3 hingga 4 kali Pulau Jawa dengan jumlah penduduk sekitar 5 juta.

Tak ayal, luasnya wilayah ini menjadi salah satu tantangan tersendiri dalam mempercepat pembangunan, di samping medan geografisnya yang tidak mudah dijangkau.

“Di samping itu pelayanan publik dan spend of control manajemen pemerintahan juga menjadi terkendala. Kita tahu bagaimana teman-teman di Asmat, di Boven Digoel harus berurusan di Jayapura, penerbangan belum tentu ada setiap hari saat itu, ini menjadi masalah,” ujar Tito Karnavian dilansir dari laman resmi Kemendagri.

Oleh karena itu, Tito bersyukur atas pemekaran Papua.

Sebab, akan membuat semua proses manajemen pemerintahan dan pelayanan publik menjadi lebih mudah.

Tito menilai, pemekaran tersebut akan lebih banyak berdampak positif terhadap percepatan pembangunan seperti yang dialami Papua Barat dan juga beberapa daerah lainnya.

“Kita lihat pembangunan di Papua Barat menjadi sangat luar biasa, bagaimana di Sorong, bagaimana di Manokwari yang satunya dulu kecamatan sekarang hampir menjadi kota,” tandasnya.

Komitmen pemerintah pusat dalam percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat sudah semestinya diserap baik oleh ketiga Penjabat Gubernur DOB yang telah dilantik Tito Karnavian.

Baca juga: Ketua LMA Papua: 100 Persen Masyarakat Papua Pegunungan Terima Nikolaus Kondomo

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved