PT Freeport Indonesia

PT Freeport Indonesia Kirim Tim Emergency Bantu Evakuasi Korban Gempa Bumi di Cianjur

Tim tanggap bencana  PTFI yang berangkat memiliki pengalaman bergabung dengan tim penanggulangan bencana sebelumnya yang terjadi di Padang, Yogyakarta

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua.com/Marselinus Labu Lela
PERSONEL – PT Freeport Indonesia mengirimkan tim tanggap darurat atau tim emergency preparedness and response ke lokasi gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Tim berangkat dari Bandara Mozes Kilangin Timika, Rabu (23/11/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA - PT Freeport Indonesia (PTFI) mengirim tim tanggap darurat atau tim emergency preparedness and response ke lokasi bencana alam gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat.

Sebanyak 5 orang berangkat menuju Jakarta menggunakan penerbangan Airfast Indonesia dari Bandara Mozes Kilangin Timika, Provinsi Papua Tengah yang dipimpin langsung Frits Worabay.

Baca juga: BMKG Jelaskan Sejumlah Alasan Mengapa Gempa di Cianjur Timbulkan Kerusakan Signifikan

Keberangkatan tim ini guna memenuhi permintaan dari Pemerintah Indonesia melalui Kementerian ESDM kepada perusahaan pertambangan untuk membantu meringankan musibah bencana alam gempa bumi yang terjadi di Cianjur, Jawa Barat, Senin 21 November 2022 lalu.

Manajemen PTFI melalui kepala teknik tambang, telah menyetujui keberangkatan tim tanggap darurat PTFI ke Kabupaten Cianjur, Jawa Barat untuk bergabung dengan tim penanggulangan bencana dari pemerintah maupun lembaga lainnya.

“Sebelum terjun ke lokasi bencana di Cianjur, tim bergabung dengan tim dari SOS Jakarta sebanyak 2 tenaga medis dan melanjutkan perjalanan ke Cianjur untuk melakukan koordinasi dgn tim lain dibawah komando Kementerian ESDM,"  kata Manager Occupational Health and Safety (OH&S) Lowland, Periyadi kepad Tribun-Papua.com.

Pada kesempatan ini, 3 orang tim EP dan R dan 2 orang personel UGMR atau Underground Mine Rescue utusan PTFI memiliki spesialisasi search dan rescue, serta tambahan 2 orang personil dari ISOS Jakarta dengan spesialisasi kemampuan Paramedic.

Baca juga: Gempa di Cianjur, Tahanan Tidur di Lapangan dengan Pengawasan Ketat karena Tembok Lapas Roboh

Tim tanggap bencana  PTFI yang berangkat memiliki pengalaman bergabung dengan tim penanggulangan bencana sebelumnya yang terjadi di Padang, Yogyakarta, Lombok, Palu, dan Sentani, serta pernah terlibat bersama Tim evakuasi bencana kecelakaan pesawat dan helicopter di Papua.

Tim  tanggap bencana PTFI berangkat membawa peralatan lengkap untuk penanganan bencana. Sesampai di tempat tujuan, tim akan melapor dan berkordinasi dengan pihak Kementerian ESDM untuk pembagian tugas di lapangan.

Baca juga: 56 Orang Meninggal dan 700 Lainnya Terluka karena Gempa di Cianjur, Aliran Listrik Putus

"Seluruh peralatan ini akan mendukung tim tanggap bencana PTFI dalam melakukan evakuasi korban di lokasi kejadian bencana di Cianjur," sambung Superintendent EP&R Lowland, Eddy Lesnussa.

Dalam kurun waktu 15 tahun terakhir, PTFI secara berkelanjutan mendukung upaya penyelamatan dan proses evakuasi bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia, termasuk dukungan proses evakuasi kecelakaan transportasi di beberapa wilayah Papua.

"Mewakili Manajemen dan seluruh karyawan PT Freeport Indonesia, kami menyampaikan turut belasungkawa yang sedalam-dalamya kepada masyarakat Kabupaten Cianjur, yang tengah mengalami musibah,” tutup Periyadi. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved