Kapolres Sebut Masih Dalami Kasus Penembakan yang Tewaskan 1 Warga di Manokwari, Polisi Buru Pelaku

Kapolres Manokwari AKBP Parisian Herman Gultom mengatakan, pihaknya masih memburu pelaku penembakan yang menewaskan Muhammad Ralas (50)

Tribun-Papua.com/Safwan A Raharusun
Kapolres Manokwari AKBP Parasian Herman Gultom - Kapolres Manokwari AKBP Parisian Herman Gultom mengatakan, pihaknya masih memburu pelaku penembakan yang menewaskan Muhammad Ralas (50) 

TRIBUN-PAPUA.COM - Kapolres Manokwari AKBP Parisian Herman Gultom mengatakan, pihaknya masih memburu pelaku penembakan yang menewaskan Muhammad Ralas (50).

Korban ditembak di Kampung Mandopi, Kabupaten Manokwari, Papua Barat.

"Korban meninggal (25/11/2022) jam satu," kata Kapolres Manokwari, Jumat (25//11/2022).

Baca juga: Penembakan Warga Sipil di Manokwari Papua Barat Diduga karena Masalah Batas Tanah

PENEMBAKAN - Seorang warga Borobudur Kabupaten Manokwari, berinisial MR (53) ditembak oleh orang tidak dikenal (OTK) di Kampung Mandopi, Distrik Manokwari Utara, Kabupaten Manokwari Papua Barat, Rabu (23/11/2022).
PENEMBAKAN - Seorang warga Borobudur Kabupaten Manokwari, berinisial MR (53) ditembak oleh orang tidak dikenal (OTK) di Kampung Mandopi, Distrik Manokwari Utara, Kabupaten Manokwari Papua Barat, Rabu (23/11/2022). (Tribun-Papua.com/Istimewa)

Ia mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait penembakan itu.

"Soal penembakan, belum, masih terus diungkap. Anggota masih di lapangan semua," katanya.

Pengakuan Keluarga Korban

Muhammad Ralas meninggal dunia di Rumah Sakit TNI AL.

Korban yang keseharian sebagai Imam Masjid Al-Hijrah di Komplek Borobudur, Manokwari, meninggal pada Jumat (25/11/2022) sekitar pukul 01.00 WIT.

"Sudah meninggal tadi malam pukul 01.00 WIT," kata Nurmala (43), istri korban saat ditemui di rumahnya, Jumat.

Baca juga: Nakhoda Kapal Asal Merauke Ditembak di Perairan Australia, Pelaku Diduga Tentara Perbatasan PNG

Korban kemudian dimakamkan di TPU Pasir Putih Manokwari setelah shalat Jumat.

Menurut Nurmala, suaminya pada saat kejadian menemukan tiga warga di lokasi tersebut.

"Ada tiga orang dengan ciri-ciri yang bapak ceritakan itu bahwa satu orang tinggi badanya, satu agak sedang sementara satu lagi merupakan perempuan," katanya.

Dia menyebut, suaminya ditembak dari sisi kanan. Peluru bersarang di perut mendekati usus.

"Bapak sempat berdiri saat ditembak, ketika berdiri tiga pelaku itu kemudian kabur," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved