Irjen Ferdy Sambo Bunuh Ajudan

Minta Pihak yang Tuding Belanja Bulanan Ferdy Sambo Rp 600 Juta Tak Asal Bicara, Pengacara: Buktikan

Kuasa hukum Ferdy Sambo meminta bukti soal tudingan belanja bulanan kliennya mencapai Rp 600 juta, meski gajinya hanya Rp 35 juta.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Terdakwa Ferdy Sambo tiba untuk menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022) - Kuasa hukum Ferdy Sambo meminta bukti soal tudingan belanja bulanan kliennya mencapai Rp 600 juta, meski gajinya hanya Rp 35 juta. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Pengacara Ferdy Sambo, Arman Hanis meminta pihak yang menuding belanja bulanan kliennya mencapai Rp 600 juta, meski gajinya hanya Rp 35 juta tak asal bicara.

Arman Hanis meminta pihak yang mengomentari kekayaan Ferdy Sambo itu membuktikan tudingan tersebut.

Ia juga menyarankan agar isu soal kekayaan Ferdy Sambo juga ditanyakan ke institusi yang berwenang dan memiliki kapasitas agar jelas kebenarannya.

Baca juga: Gaji Rp 35 Juta tapi Belanja Bulanan Ratusan Juta, Kekayaan Sambo Dipertanyakan Pengacara Brigadir J

Terdakwa Ferdy Sambo menghadiri sidang kasus pembunuhan berencana Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (1/11/2022). Sidang Ferdy Sambo dan Putri akan berlanjut ke tahap pembuktian. Sidang lanjutan ini diputuskan setelah majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak nota keberatan atau eksepsi Sambo dan Putri Candrawathi. Untuk pertama kalinya usai pembunuhan Yosua Ferdy Sambo dan Putri akan bertatap muka dengan keluarga Yosua di persidangan.
Terdakwa Ferdy Sambo menghadiri sidang kasus pembunuhan berencana Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (1/11/2022). Sidang Ferdy Sambo dan Putri akan berlanjut ke tahap pembuktian. Sidang lanjutan ini diputuskan setelah majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak nota keberatan atau eksepsi Sambo dan Putri Candrawathi. Untuk pertama kalinya usai pembunuhan Yosua Ferdy Sambo dan Putri akan bertatap muka dengan keluarga Yosua di persidangan. (Tribunnews/Jeprima)

"Minta pihak-pihak yang menyampaikan hal tersebut membuktikan omongannya," kata Pengacara Ferdy Sambo, Arman Hanis saat dihubungi, Sabtu (26/11/2022).

"Sehingga tuduhan-tuduhan tersebut bisa diketahui kebenarannya," ujar dia.

Arman enggan merespons lebih jauh soal tudingan itu karena tidak ada pada berkas dakwaan kliennya.

Menurut Arman, saat ini proses persidangan kliennya masih terus berjalan.

Ia menyayangkan ada pihak yang terus memperburuk keadaan dengan isu dan opini sepihak yang tidak berdasarkan fakta.

"Proses persidangan masih berlangsung, namun ada pihak-pihak yang terus memperkeruh suasana melalui opini sepihak dan tidak berdasarkan fakta," ucapnya.

Baca juga: Diintimidasi Sambo, Bharada E Sempat Berpesan ke Keluarga: Kalau Ada Apa-apa Tak Usah Cari Saya Lagi

Diberitakan sebelumnya, kuasa hukum keluarga Brigadir J, Martin Simanjuntak mengatakan, kekayaan Ferdy Sambo terlihat janggal karena ia mengirimkan uang sejumlah Rp 200 juta untuk biaya operasional untuk tiga rumahnya di Kemang, Magelang, dan Saguling.

Padahal, menurut dia, gaji sebagai Kadiv Propam Polri tak lebih dari Rp 35 juta per bulan.

"Sebagai contoh bagaimana orang ini bisa memberikan uang kepada ajudan, menurut versi Sambo untuk tiga dapur dan masing-masing Rp 200 juta. Sedangkan dia pendapatannya yang kita tahu hanya Rp 35 juta," tutur Martin dalam acara Satu Meja, Kompas TV, Jumat (25/11/2022).

Ia pun khawatir Sambo memiliki kewenangan untuk mengendalikan proses persidangan.

Diketahui, Ferdy Sambo didakwa melakukan pembunuhan berencana yang menghabisi nyawa Brigadir Yosua.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved