Info Papua Selatan

Swiss-Belhotel Merauke Jadi Kantor Sementara Penjabat Gubernur Papua Selatan

Penjabat Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo untuk sementara menggunakan Swiss-Belhotel untuk menjalankan tugasnya memimpin provinsi baru.

Editor: Roy Ratumakin
Istimewa
Penjabat Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo untuk sementara menggunakan Swiss-Belhotel Merauke untuk menjalankan tugasnya memimpin provinsi baru hasil pemekaran dari Papua. 

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKEPenjabat Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo untuk sementara menggunakan Swiss-Belhotel untuk menjalankan tugasnya memimpin provinsi baru hasil pemekaran dari Papua.

Hal ini dibenarkan Apolo Safanpo kepada wartawan saat ditemui wartawan di ruang VIP Bandara Mopah, Merauke, Jumat (25/11/2022).

“Iya benar, masih berkantor sementara di Swiss-Belhotel karena Kantor Gubernur sementara masih dalam tahap renovasi,” kata Apolo.

Baca juga: Penjabat Gubernur Papua Selatan Klaim Pembentukan OPD Sedang Diproses di Kemendagri

Diketahui, kantor sementara Gubernur Papua Selatan berada di Gedung Negara yang berhadapan langsung dengan Kantor Sekda Papua Selatan yang sebelumnya adalah Hotel Asmat.

Dikatakan, dirinya baru bisa berkantor di kantor sementara yaitu di Gedung Negara pada 1 Desember 2022 mendatang.

 

 

“Menurut kontraktor yang mengerjakan renovasi tersebut, tanggal 1 Desember sudah selesai,” tukasnya.

Sebelumnya Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), John Wempi Wetipo menilai kantor sementara Pemerintahan Provinsi Papua Selatan di Gedung Negara dan Hotel Asmat Jalan Trikora, Kabupaten Merauke sangat representatif.

"Gedung Negara (Merauke, red), menurut saya untuk proses transisi ke depan sampai devinitif itu sangat representatif untuk pejabat gubernur dengan SKPD segala macam melaksanakan aktivitas penyelenggaraan pemerintahan," kata Wamendagri kepada wartawan di Merauke, Sabtu (30/7/2022).

Baca juga: Pembentukan Polda Papua Selatan, Polri: Sedang Diproses!

Putera asli Papua yang akrab disapa JWW ini mengatakan, kantor sementara Pemerintahan Provinsi Papua Selatan akan digunakan selama masa transisi kurang lebih 2 tahun kedepan.

"Kita punya pengalaman di Kalimantan Utara, kecamatan saja bisa jadi ibu kota provinsi. Apalagi ini Merauke adalah kabupaten induk dari kabupaten-kabupaten yang sudah dimekarkan disekelilingnya," jelas JWW.

 

 

Intinya, sambung Wamendagri, keberadaan Penjabat Gubernur Provinsi Papua Selatan bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) nantinya bisa merancang dan membangun daerah ini lebih baik sesuai yang diharapkan oleh negara.

Selain itu, tugasnya melakukan pemetaan kawasan, perkantoran karena ada kantor gubernur, DPR, MRP dan kelengkapan calon ibu kota provinsi yang rencana lokasinya di KTM Salor.

"Tujuan kita bagaimana sarana prasarana penunjang untuk mengantarkan dan mempersiapkan Ibu Kota Provinsi yang diharapkan negara," pungkas Wamendagri. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved