Pemkab Jayapura

Ondofolo Ifar Besar Apresiasi Pengakuan Kampung Adat, Alfius Joku: Senang Kebijakan Bupati Mathius

Selama dua periode masa kepemimpinan Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw tetap memperjuangkan hak-hak Masyarakat Adat.

Tribun-Papua.com/Putri Nurjannah Kurita
Ondofolo Kampung Ifar Besar, Alfius Joku mengapresiasi kampung adat yang telah di gagas hingga diakui oleh negara. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Ondofolo Kampung Ifar Besar, Alfius Joku mengapresiasi kampung adat yang telah di gagas hingga diakui oleh negara.

Hal itu diungkapkan kepada Tribun-Papua.com, Rabu (30/11/2022) dalam acara pelepasan masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Jayapura yang di lakukan bersama Masyarakat Adat se-Kabupaten Jayapura.

Alfius menjelaskan, selama dua periode masa kepemimpinan Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw tetap memperjuangkan hak-hak Masyarakat Adat.

Baca juga: Mathius Awoitauw Beber Perjuangan Panjang Raih Kodefikasi 14 Kampung Adat di Kabupaten Jayapura

Sebanyak 14 kampung adat telah di sahkan oleh Kementrian Dalam Negeri beberapa waktu lalu.

Satu di antaranya Kampung Ifar Besar, merupakan kerja keras dan eksistensi seorang Bupati Mathius.

"Kami senang dengan kebijakan-kebijakan yang ada lebih khusus terhadap Masyarakat Adat," ujarnya.

Dengan adanya status sebagai kampung adat, kata Alfius, memang tidak berbeda dengan kampung status kampung sebelumnya.

Tetapi lebih menekankan pada batas-batas atau wilayah adat masing-masing pemilik hak ulayat sehingga dapat menghindari konflik yang sering terjadi.

"Contohnya ketika kelompok saya datang mengklaim atas tanah di kampung, bisa terjadi, tetapi ada bisa juga ada klaim yang sama."

"Tetapi dengan kampung adat sudah disahkan siapa sebenarnya yang memiliki hak atas tanah tersebut," jelasnya.

Menurutnya, Bupati Mathius telah mewujudkan isi dari Kebangkitan Adat Kabupaten Jayapura 9 tahun.

"Satu langkah sudah dimulai Bapak Bupati  yaitu telah memastikan Masyarakat Adat berdaulat di atas kampung adatnya," ujarnya.

Alfius menyampaikan saat ini Kampung Ifar Besar telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai kampung adat, sehingga membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah.

Baca juga: Bentuk Kampung Adat di Jayapura, Lukas Enembe ke Bupati Mathius: Pemimpin Pertama yang Buat Sejarah!

"Kami perlu masukan dari dinas dan masyarakat maunya setelah ini dijalankan ada perhatian dari pemerintah. Jika tidak disesuaikan sesuai jalur di masyarakat juga akan kacau," jelasnya.

Ditanya soal sosok bupati selanjutnya, Alfius berharap nantinya muncul sosok baru yang tetap mempertahankan dan memperjuangkan program kerja Bupati Mathius.

"Ketika mungkin ada perubahan jangan terlalu drastis dari apa yang sudah berjalan selama ini," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved