Mutilasi di Mimika

Polisi Limpahkan Tersangka Warga Sipil Kasus Mutilasi di Mimika ke Kejaksaan

Proses penyerahan tersangka berjalan aman dan lancar sesuai petunjuk kejaksaan mengenai kelengkapan berkas yang saat ini sudah tahap P21

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua.com/Marselinus Labu Lela
TERSANGKA – Empat tersangka warga sipil kasus mutilasi di Timika yang juga menyeret oknum TNI dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (kejari) Mimika untuk menjalani proses hokum selanjutnya, Senin (5/12/2022). 

Laporan Wartwan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA – Satuan Reserse dan Kriminal (Satrekrim) Polres Mimika akhirnya berhasil merampungkan penyidikan kasus mutilasi di Timika yang menyeret oknum TNI dan warga sipil.

Bahkan khusus berkas pemeriksaan tersangka warga sipil juga sudah dinyatakan lengkap, dan empat tersangka juga diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Mimika, untuk menjalani proses hokum selanjutnya, Senin (5/12/2022).

Baca juga: Minta Anggota TNI Tersangka Mutilasi di Mimika Dituntut Maksimal, Jenderal Andika: Seumur Hidup!

"Hari ini, Senin (5/12/2022) empat tersangka kasus mutilasi diserahkan ke Kejaksaan Negeri Timika. Mereka antar alain J, D, R, dan RS," ungkap Kasat Reskrim Polres Mimika, Iptu Sugarda B Trenggoro kepada Tribun-Papua.com di Timika.

Lebih lanjut dia mengatakan, proses penyerahan tersangka berjalan aman dan lancar sesuai petunjuk kejaksaan mengenai kelengkapan berkas yang saat ini sudah tahap P21.

"Untuk barang bukti juga sudah lengkap. Misalnya kendaraan roda empat, roda dua, pakian, parang, dan lainya," ujarnnya.

Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Satreskrim Polres Mimika terus bekerja keras mendorong agar proses hukum empat tersangka warga sipil yang terlibat pada kasus mutilasi 4 warga Kabupaten Nduga pada 2 Agustus 2022 lalu segera diproses.

Baca juga: Minta Anggota TNI Tersangka Mutilasi di Mimika Dituntut Maksimal, Jenderal Andika: Seumur Hidup!

Dorongan tersebut dilakukan Kejari dan Satreskrim Polres Mimika telah berkomitmen mempercepat penanganan kasus, sehingga bisa memberikan kepastian bagi masyarakat ataupun keluarga korban. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved