KKB Papua

Terhenti Akibat Gangguan KKB, Proyek Jalan Bintuni - Maybrat Dilanjutkan Tahun Depan

Sebanyak 14 pekerja meninggal dunia akibat serangan KKB di sepanjang jalan Trans papua Barat penghubung Maybrat dan Bintuni.

Istimewa
Bupati Maybrat dan Danrem 181/PVT tinjau lokasi pembangunan jembatan yang dirusak KNPB. 

TRIBUN-PAPUA.COM, MANOKWARI - Pengerjaan ruas Jalan Trans Papua Barat yang menghubungkan Kabupaten Teluk Bintuni dan Maybrat pada 2023 dipastikan berlanjut.

Demikian disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Papua Barat, Yohanis Momot, di Manokwari, Senin (5/12/2022).

Diketahui, pengerjaan Jalan Trans Papua Barat di Distrik Moskona Utara, Kabupaten Teluk Bintuni, sempat terhenti akibat serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada 29 September 2022.

Sebanyak 14 pekerja meninggal dunia akibat serangan KKB di wilayah ini.

Baca juga: Sempat Terhenti Akibat Gangguan KKB Papua, Layanan Bandara Kiwirok Pegunungan Bintang Dibuka

Yohanis mengatakan, pengerjaan Jalan Trans Papua Barat itu dilanjutkan setelah ada pengawalan dari aparat keamanan baik TNI maupun Polri.

"Tahun 2023 kami anggarkan lagi untuk melanjutkan proyek jalan itu," kata Yohanis Momot saat diwawancara usai upacara Hari Bakti ke-77 PU 

Menurutnya, Panglima Kodam XVIII/Kasuari Mayjen TNI, Gabriel Lema, secara langsung telah memberikan dukungan untuk PUPR Papua Barat melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan.

Tujuannya agar seluruh wilayah di Papua Barat terkoneksi dengan infrastruktur jalan yang memadai sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Pak Pangdam sudah memberikan dukungan. Negara tak boleh kalah, jadi kami maju terus," kata Yohanis Momot.

Selain Pangdam Kasuari, kata dia, PUPR Papua Barat juga mendapat dukungan keamanan dari Polda Papua Barat.

Nantinya, seluruh pekerjaan infrastruktur jalan dikawal oleh aparat keamanan terkhusus pada daerah yang kurang kondusif.

"Pak Kapolda juga siap mengerahkan personil untuk mengamankan pekerjan jalan, terutama daerah rawan," ucap Yohanis Momot.

Serapan Anggaran

Yohanis Momot optimistis serapan anggaran yang dikelola PUPR Papua Barat bisa mencapai 90 persen sebelum pergantian tahun 2022.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved