Info Papua Selatan

Tim Gabungan Gagalkan Pengiriman Ratusan Botol Miras ke Pedalaman Merauke

Dari hasil kesepakatan bersama, barang bukti hasil pemeriksaan dari atas kapal Kmp Muyu langsung dimusnahkan seusai operasi.

Penulis: Syarif Jimar | Editor: Roy Ratumakin
Istimewa
Petugas melakukan pemusnahan barang bukti berupa Miras ilegal usai melakukan pemeriksaan barang bawaan penumpang di Pelabuhan Kelapa Lima, Merauke, Papua Selatan, Minggu (4/12/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Sharif Jimar

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE – Tim Gabungan Personel Polsek Pelabuhan Laut dan Polsek Merauke Kota menggagalkan pengiriman ratusan botol minuman keras (miras) ilegal yang rencananya bakal dikirim ke daerah pedalaman Merauke, Minggu (4/12/2022).

Selain anggota Polsek Pelabuhan Merauke dan Polsek Kota, pemeriksaan barang bawaan penumpang juga melibatkan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas pelabuhan (KSOP) Merauke, Dinas Kesehatan Pelabuhan Merauke serta Dinas Karantina Pelabuhan Merauke.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Merauke, AKP Ahmad Nurung saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (5/12/2022).

Baca juga: Sulaeman Hamzah Imbau Petani Tidak Salahgunakan Bantuan Alsintan

Rencana pengiriman miras ilegal tersebut digagalkan sekitar pukul 16.00 WIT saat tim gabungan melakukan pemeriksaan orang dan barang jelang keberangkatan Kmp. Muyu dari Pelabuhan Kelapa Lima, Merauke, Papua Selatan.

 

 

“Ia benar dari hasil pemeriksaan tersebut, berhasil diamankan barang tak bertuan berupa miras ilegal yang terdiri dari miras jenis Whisky Robinson ( Wiro ) 650 ml sebanyak 34 botol,  Anggur Merah 650 ml sebanyak 1 botol, Bir Hitam 500 ml sebanyak 1 botol, dan sopi 600 ml sebanyak 270 botol,” kata AKP Ahmad Nurung.

Baca juga: Komisi IV DPR RI dan Kementan Bimbing Petani Merauke Papua Selatan Optimalisasi Alsintan

Dari hasil kesepakatan bersama, barang bukti hasil pemeriksaan dari atas kapal Kmp Muyu langsung dimusnahkan seusai operasi.

Sementara, tidak ada satupun penumpang yang mengaku sebagai pemilik miras yang dimusnahkan tersebut.

Polisi mengimbau warga Merauke yang hendak berangkat dengan menggunakan kapal laut agar tidak membawa barang-barang ilegal, jika ditemukan aparat keamanan akan melakukan tindakan hukum. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved