KKB Papua

Berkas Lengkap, 3 Tersangka Kasus Jual Beli Amunisi ke KKB Papua Dilimpahkan ke Kejaksaan Mimika

Satu tersangka berinisial YA (32) merupakan Ketua KNPB wilayah Mimika yang berperan sebagai penjual amunisi.

Tribun-Papua.com/Marselinus Labu Lela
DIGIRING - Tiga tersangka kasus jual beli senjata serta amunisi ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) diserahkan ke Kejaksaan Negeri Mimika, pada Rabu (7/12/2022). 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Tiga orang tersangka kasus jual beli senjata serta amunisi ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) diserahkan ke Kejaksaan Negeri Mimika, pada Rabu (7/12/2022).

Penyerahan tersebut menyusul berkas perkara kjetiga tersangka dinyatakan lengkap atau P21.

Satu tersangka berinisial YA (32) merupakan Ketua KNPB wilayah Mimika yang berperan sebagai penjual amunisi.

Sementara dua tersangka lainnya yakni MN (28) dan BK (25) pembeli amunisi.

Ketiganya ditangkap personel Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz pada September 2022 karena diketahui akan melakukan transaksi jual beli senjata serta amunisi.

Baca juga: 3 Jam Kontak Tembak Pecah di Intan Jaya, KKB Papua Bakar Sejumlah Bangunan: Dipimpin Undius Kogoya

Diduga, ketiganya penyuplai amunisi kepada KKB Intan Jaya pimpinan Undius Kogoya di Kabupaten Mimika, Papua

Penyerahan ketiga tersangka dipimpin Kasat Reskrim Polres Mimika Iptu Sugarda Aditya, didampingi anggota Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz.

"Ketiga tersangka dan barang bukti telah diserahkan ke Kejaksaan Negri Mimika untuk masuk dalam tahap dua kemarin Rabu pukul 09:00 WIT," ungkap Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra kepada Tribun-Papua.com, Kamis (8/12/2022).

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal selaku Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz mengatakan, ketiganya disangkakan Pasal 1 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 195.

Pasal itu berisi soal kepemilikan senjata api secara umum karena dilakukan tanpa hak (tanpa alasan hak yang sah, digolongkan sebagai tindak pidana.

"Adapun ancaman hukuman berupa hukuman mati, penjara seumur hidup atau hukuman hingga 20 tahun penjara," ujarnya.

Ketiga tersangka tersebut diproses hukum berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/A/690/IX/2022/SPKT/Res Mimika/Polda Papua, tanggal 22 September 2022.

Saat penangkapan tersangka MN, petugas mengamankan sejumlah barang bukti yakni 1 (satu) buah tas samping warna hitam, 95 butir amunisi tajam berwarna kuning bergaris hijau caliber 5.56.

Lalu 18 butir amunisi karet berwarna kuning bertuliskan pin 7.62 TK.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved