Anies Kunjungi Papua

Anies Baswedan Hadiri Perayaan Natal Bersama Partai NasDem Papua: Ada Pesan Kedamaian dan Keadilan

Jadi bukan sekadar ada konflik atau kekerasan maka ada keadilan, tetapi keadilan itu perlu ditandai dengan baik agar ada kedamaian

Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua.com/Calvin Louis Erari
SAMBUTAN – Calon Presiden dari Partai Nasional Demokrat (NasDem), Anies Baswedan saat memberikan sambutan pada perayaan Natal bersama tokoh masyarakat adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan Papua, kamis (8/12/2022) malam. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA -  Calon Presiden yang diusung Partai Nasional Demokrasi (NasDem), Anies Baswedan menghadiri ibadah natal bersama seluruh kader Partai NasDem di Kota Jayapura, Provinsi Papua, Kamis (8/12/2022) malam.

Baca juga: Tiba di Sentani Jayapura untuk Hadiri Natal Bersama, Anies Baswedan Diteriaki Warga: Lihat Itu

Dari Pantauan Tribun-Papua.com, acara natal yang digelar di Auditorium Uncen dihadiri oleh Ketua DPW Partai NasDem Papua, Mathius Awoitauw, Ketua DPR Papua, Jhony Banua Rouw, Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate, Tokoh-tokoh Agama, Pemuda, Perempuan, Masyarakat Adat di Papua dan seluruh kader.

Pada kesempatan tersebut, Anies Baswedan mengatakan, perayaan natal banyak meninggalkan pesan-pesan penting, yang satu di antaranya tentang kedamaian yang merupakan intisari untuk dapat menjadi tanda rasa keadilan.

"Jadi bukan sekadar ada konflik atau kekerasan maka ada keadilan, tetapi keadilan itu perlu ditandai dengan baik agar ada kedamaian," kata Anies.

Lebih lanjut mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, keadilan perlu untuk diperjuangkan dan didorong secara terus-menerus.

Baca juga: Sambut Anies Baswedan di Jayapura, Ratusan Relawan Teriak: Anies Presidenku!

"Agar kesetaraan, kesempatan, kemajuan untuk meraih pendidikan dan menghadirkan peluang kerja yang lebih baik. Untuk itu mari kita menjaga kedamaian bersama-sama," ujarnya.

Selain itu, lanjut Anies, kedamaian harus bersamaan dengan kebhinekaan di Indonesia.

"Kata Bhineka Tunggal Ika, kata kuncinya tugal untuk kita bisa bersatu dalam menjaga persatuan untuk menghadirkan perasaan kebersamaan," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved