Info Jayapura

Sosialisasikan Aplikasi Surat Izin Penelitian, Litbang Jayapura Tertibkan Data Peneliti

Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kabupaten Jayapura melakukan sosialisasi Aplikasi Surat Izin Penelitian, Jumat (16/12/2022).

Tribun-Papua.com/Putri Nurjannah Kurita
Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kabupaten Jayapura melakukan sosialisasi Aplikasi Surat Izin Penelitian, Jumat (16/12/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRUBUN-PAPUA.COM, SENTANI – Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kabupaten Jayapura melakukan sosialisasi Aplikasi Surat Izin Penelitian, Jumat (16/12/2022).

Kepala Litbang Jayapura, Jonson Nainggolan kepada Tribun-Papua.com mengemukakan sosialisasi tersebut pernah dilakukan sebelumnya namun masih secara manual.

"Kita sudah lakukan sosialisasi tapi pelaporannya masih manual kami coba kembangkan aplikasi yang online sehingga peneliti yang akan melakukan penelitian dapat mengisi di aplikasi tersebut," kata Jonson.

Baca juga: AKHIRNYA! Film Orpa Segera Tayang di Jayapura

Adapun tujuan pelaporan tersebut untuk menertibakan data-data penelitian yang dilakukan karena selama ini sebagian peniliti yang mengambil data di Kabupaten Jayapura tidak melaporkan kembaki hasil penelitiannya.

"Hasil penelitian yang dilakukan terkadang kami mengalami kesulitan karena tidak ada pelaporan kembali ke Litbang. Sehingga untuk memanimalisir kami libatkan juga admin dari beberapa kampus yang ada di Kota Jayapura untuk mengingatakan mahasiswanya ketika selesai riset dapat memberi laporan hasil riset," ujarnya.

 

 

Pembuatan aplikasi, kata Jonson, juga untuk membantu kinerja para peniliti agar tidak perlu bolak bakik hanya dengan mengisi data.

Baca juga: Semarak Natal, Saga Mall Sentani Pasok Kue Kering hingga Beri Promo Menarik

Setelah peniliti masukkan data, lanjutnya, kemudian terkirim ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) nanti dari Kesbangpol bakal menentukan penelitian tersebut di terima atau tidak.

Kemudian Litabang yang mengeluarkan keluar surat keterangan. Hal itu telah sesuai dengan Peraturan Kementrian Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2018 Kabupaten yang mengeluarkan surat penelitian.

"Hasil riset yang dilakukan baiknya dilaporkan agar menunjang penelitian selanjutnya. Jadi sebelum melakukan penelitian wajib mengisi aplikasi tersebut," tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved