Papua Terkini

Polda Papua: Gangguan Kamtibmas Meningkat di 2022

Disebutkan bahwa dari 3.288 kasus di tahun 2021 menjadi 3.895 kasus di tahun 2022.

Tribun-Papua.com/ Hendrik
Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri (kiri) bersama Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal dalam Refleksi Akhir Tahun 2022. Polda Papua mencatat gangguan kamtibmas meningkat di 2022 dari tahun sebelumnya 2021. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA -Polda Papua mencatat tren gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terkait kejahatan konvensional mengalami peningkatan 18,46 persen.

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengatakan, dari 3.288 kasus di tahun 2021 menjadi 3.895 kasus di tahun 2022.

"Kejahatan Konvensional mengalami peningkatan 18,46 persen," kata Irjen Pol Mathius D Fakhiri dalam Refleksi Akhir Tahun, Rabu (28/12/2022) di Aula Rastra Samara Polda Papua.

Menurut Mathius Fakhiri, kejahatan konvensional tersebut diantaranya kasus Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor), Pencurian, pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, pengeroyokan, penganiayaan berat dan pembunuhan.

"Sedangkan kejahatan trans nasional juga mengalami peningkatan sebanyak 4 kasus atau 1,07 persen dari 372 kasus di tahun 2021 menjadi 376 kasus di tahun 2022, namun penurunan terjadi di Kasus Siber," ujarnya.

Baca juga: Hadapi Pemilu 2024, Dirpamobvit Polda Papua Cek Kesiapan Polres Nduga

Baca juga: 1 Orang Tewas Tertembak dalam Insiden Penyerangan Polres Tolikara, Polda Papua Ungkap Kronologinya

Baca juga: VIRAL Jurnalis TV Mendadak Jadi Kapolsek di Blora, Polda Jawa Tengah Bilang Begini

Lebih lanjut, kata Fakhiri, untuk kejahatan kekayaan negara juga mengalami peningkatan sebanyak 9 kasus atau 1.346 dari 78 kasus di tahun 2021 menjadi 87 kasus di tahun 2022. (*)

Sumber: Tribun Papua
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved