Pemkab Jayapura

Bangun SMPN 1 Sentani, Hana Hikoyabi: Pemkab Jayapura Siap Gelontorkan Rp 15 M

Pihaknya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 15 miliar guna merealisasikan pembangunan sekolah dengan kapasitas 30 ruang belajar.

Tribun-Papua.com/ Putri
Lokasi pembangunan SMPN 1 Sentani di Doyo Baru. Sekda Jayapura, Hana Hikoyabi, dalam tinjauannya menyebutkan bahwa Pemkab Jayapura siap gelontorkan Rp 15 miliar untuk biaya pembangunan. 

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Sekertaris Daerah Kabupaten Jayapura, Hana Hikoyabi meninjau lokasi pembangunan sekolah SMP Negeri 1 Sentani di Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu, Jumat (30/12/2022).

Sekda Hana menjelaskan sekolah SMP Negeri 1 Sentani yang sebelumnya berada di Ifar Gunung, Distrik Sentani itu akan dialihfungsikan menjadi diklat Aparatur Sipil Negara (ASN).

Untuk itu, pihaknya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 15 miliar guna merealisasikan pembangunan sekolah dengan kapasitas 30 ruang belajar.

smpn_1_sentani_2 3012022
Sekda Jayapura, Hana Hikoyabi (kiri), bersama jajaran Pemkab Jayapura meninjau lokasi pembangunan SMPN 1 Sentani di Doyo Baru. Hana Hikoyabi dalam tinjauannya itu menyebutkan bahwa Pemkab Jayapura siap gelontorkan Rp 15 miliar untuk biaya pembangunan.

Sekda Hana memastikan dalam pembangunan dilokasi tersebut tidak ada persoalan sengketa tanah yang kerap terjadi sehingga dapat berjalan dengan lancar.

"Dananya sudah ada di Dinas Pendidikan dari pengajuan awal Rp 57 miliar, dijawab Rp 15 miliar akan dibangun 30 ruang belajar dan ditargetkan pada tahun akhir 2023 selesai dibangun dan dapat ditempati,"jelasnya di Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu, Jumat (30/12/2022).

Sementara bangunan bekas sekolah lama, kata Hana, ada pembangunan jalan dan jembatan. Hal itu membutuhkan waktu 4-5 tahun kedepan sedangkan anak-anak sekolah tidak mungkin menunggu selama itu.

"Ini kebutuhan mendasar pendidikan yang harus segera dilakukan, mereka sangat membutuhkan, dan saat ini disekolah lama di Jalan Bandar Udara Sentani kontraknya akan berakhir, Desember ini,"jelasnya.

Pembangunan sekolah yang baru, kata Hana, direncanakan akan berdiri di atas lahan seluas dua hektar dibagi menjadi dua bangunan yaitu SMP N 1 Sentani dan kantor Dinas Sosial.

Pada kesempatan itu Hana menyampaikan pihaknya sudah siap melakukan peletakan batu pertama hanya saja pematangan lahan belum diselesaikan maka akan ditunda selama dua minggu kedepan.

"Rencananya hari ini peletakan batu pertama oleh Penjabat Bupati Jayapura, Triwarno Purnomo. Tapi ditunda setelah land clearing oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KP),"ujarnya.

Baca juga: Pj Bupati Jayapura: Semua Masyarakat Harus Jaga Kamtibmas saat Perayaan Malam Tahun Baru!

Menanggapi pro kontra di masyarakat terkait pembangunan sekolah tersebut menurutnya pemerintah punya perencanaan yang terstruktur dan sesuai aturan yang, misalnya mulai dari dana yang dianggarkan.

"Masyarakat boleh berpendapat tetapi jangan menggiring opini kepada kepentingan lain. Tapi kita bersatu dan bersama mendukung pembangunan untuk ketersediaan ruang-ruang belajar yang berkualitas di masyarakat,"jelasnya.

Apalagi, lanjutnya, sekolah menjadi kebutuhan mendasar dan mendesak untuk masyarakat sehingga menjadi tanggung jawab pemerintah untuk memberikan kenyamanan dan kepastian terutama pada anak-anak sekolah.

"Kami tidak ingin menimbulkan rasa trauma seperti kemarin, kami membangun sekolah yang baik, berkualitas, dan bisa dijangkau,"tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved