Cuaca Ekstrem

Akibat Cuaca Ekstrem, Nelayan di Pantai Lampu Satu Merauke Pilih Tak Melaut

Gelombang tinggi di perairan Merauke, membuat dirinya bersama nelayan lainya tidak mau mengambil resiko yang membahayakan diri

Penulis: Syarif Jimar | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua.com
TAK MELAUT - Jumaali, Nelayan Pantai Lampu satu Merauke sedang memeriksa tali jangkar perahunya yang ditambatkan di Pesisir pantai Lampu Satu Kabupaten Merauke, Minggu (1/1/2023). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Sharif Jimar

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE – Cuaca ekstrem yang melanda perairan Merauke dalam satu minggu terakhir membuat nelayan di Pantai Lampu Satu Merauke terpaksa libur melaut, Minggu, (1/1/2023).

Jumaali, nelayan Pantai Lampu Satu Merauke, mengatakan sudah 6 hari tidak turun melaut bersama teman nelayan lainnya.

Baca juga: Cuaca Ekstrem, KSOP Merauke Imbau Kapal Tunda Pelayaran

Gelombang tinggi di perairan Merauke, membuat dirinya bersama nelayan lainya tidak mau mengambil resiko yang membahayakan diri.

“kita sudah 6 hari pak tidak turun, gelombang tinggi di laut,” kata Jumaali.

Menurut Jumaali, Cuaca seperti ini sudah rutin terjadi menjelang akhir tahun, dan diperkirakan ombak disertai angin kencang akan bertambah ekstrem beberapa hari kedepan.

“Ini belum seberapa pak, mungkin beberapa hari lagi makin tinggi ombak dan angin kencang,” tambah jumaali.

Jumaali memperkirakan, cuaca buruk bakal berlangsung hingga Februari mendatang.

Sementara Sultan, nelayan lainnya di pantai lampu satu Merauke juga sudah tidak melaut lagi.

Baca juga: BMKG Merauke Minta Warga Waspada, Potensi Cuaca Ekstrem Diperkirakan hingga 31 Desember 2022

Saat cuaca buruk seperti saat ini, sultan mengatakan hanya mengisi waktu dengan memperbaiki perahu, memperbaiki Jaring, serta menjaga perahunya agar tidak hanyut dan rusak saat air laut pasang.

“kita jaga jaga perahu saja pak, kalo siang perbaiki perahu atau jaring, itu saja,” kata Sultan.

Baca juga: Pemkab Jayapura Imbau Masyarakat Siaga Bencana Mandiri di Tengah Cuaca Ekstrem

Sementara, KSOP Merauke telah mengeluarkan edaran pada 28 Desember 2022 lalu yang berisi imbauan untuk menunda pelayaran kepada perusahaan kapal, pemilik kapal yang ada di Merauke sampai cuaca membaik dan aman untuk melakukan pelayaran. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved