Gempa Bumi Guncang Jayapura

Kota Jayapura Masih Terus Dihantam Gempa Susulan, BBMKG: Sejauh Ini Sudah 71 Kali

Gempa bumi kembali membuat terkejut warga Kota Jayapura dengan guncangan yang dirasakan kali ini sebesar M 3.5 pada pukul 16:55:09 WIT.

Tribun-Papua.com/ Aldi
GEMPA DI JAYAPURA - Penjabat Wali Kota Jayapura saat meninjau Swiss-belHotel Jayapura di Jalan Ruko Pasifik Permai Dok II pasca gempa bumi dahsyat melanda, Senin (2/1/2023). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Gratianus Silas

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Sejak gempa bumi berkekuatan M 4,9 pada pukul 3.24 WIT subuh, hingga saat ini Kota Jayapura masih terus dihantam gema susulan.

Berdasarkan hasil monitoring Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah V Jayapura (BBMKG Jayapura), hingga pukul 16.55 WIT sore, tercatat ada 71 kali gempa bumi susulan (aftershock).

Tak hanya itu, terdapat pula 8 kejadian gempa bumi yang di antaranya dirasakan dengan M 4.1 pada pukul 03.31.29 WIT, M 4.4 pada pukul 03.51.23 WIT, M 3.1 pada pukul 06:43:43 WIT, M 3.3 pada pukul 06:56:08 WIT, M 3.6 pada pukul 08:59:32 WIT, M 3.3 pada pukul 09:46:55, dan M 2.6 pada pukul 15:56:44 WIT.

Baca juga: Penjabat Wali Kota Jayapura Tinjau Sejumlah Gedung yang Terdampak Gempa

Terakhir, gempa bumi kembali membuat terkejut warga Kota Jayapura dengan guncangan yang dirasakan kali ini sebesar M 3.5 pada pukul 16:55:09 WIT.

Disebutkan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, tampak bahwa gempa bumi berkedalaman dangkal yang diduga diakibatkan oleh aktivitas sesar lokal yang melintasi Jayapura.

“Gempa Bumi ini tidak berpotensi Tsunami,” ujar Kepala BBMKG Jayapura, Yustus Rumakiek, melalui rilis resmi yang dikeluarkan, Senin (2/1/2023).

Dilaporkan, tidak ada korban akibat gempa yang terjadi.

Meski demikian, terdapat kerusakan pada sejumlah bangunan dan gedung di Kota Jayapura akibat terdampak gempa.

Gedung yang terdampak gempa antara lain bioskop dan Mal Jayapura, Swiss-belHotel Jayapura, RS Provita, rumah makan B-One, Hotel Suni Abepura.

Kerusakan yang dialami mulai dari retak tembok, kerusakan plafon, kaca retak hingga pecah, kerusakan elevator, hingga tembok keramik yang rubuh.

Dinding keramik elevavotr di Rumah Sakit (RS) Provita yang rusak akibat gempa bumi yang mengguncang Kota Jayapura, Senin (2/1/2023).
Dinding keramik elevavotr di Rumah Sakit (RS) Provita yang rusak akibat gempa bumi yang mengguncang Kota Jayapura, Senin (2/1/2023). (Istimewa)

Adapun, BBMKG Jayapura mengimbau masyarakat untuk tetap tenang.

“Hindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.”

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa bumi, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa bumi yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah.”

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved