Pemkab Jayapura

Diskominfo Jayapura Dorong Literasi Digital bagi Warga Papua: Bangun Ribuan Tower Telekomunikasi

Gustaf menjelaskan di tahun 2022 saja sudah ada ribuan tower Base Transceiver Station (BTS) yang dibangun di Jayapura.

istimewa
Kepala Dinas Kominfo, Gustaf Griapon (baju hijau) saat bertemu Direktur Layanan Telekomunikasi dan Informasi Masyarakat dan Pemerintah, Danny Januar (tengah) bersama Kepala Divisi Layanan Telekomunikasi dan Informasi Masyarakat, Ari Wahyuniarti di Jakarta beberapa waktu lalu untuk membahas literasi digital dan penjualan pulsa 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Jayapura menanggapi pembangunan ribuan tower telekomunikasi akan dibarengi dengan literasi digital bagi Orang Asli Papua (OAP).

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Kominfo, Gustaf Griapon ketika ditemui Tribun-Papua.com diruang kerjanya, Kamis (12/1/2023).

Gustaf menjelaskan di tahun 2022 saja sudah ada ribuan tower Base Transceiver Station (BTS) yang dibangun baik dari Telkomsel, Indosat, dan Badan Aksesbilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo.

"Tahun ini pembangunan ada sekitar 1.000 Very Small Aperture Terminal (VSAT) yang akan di bagikan di seluruh Indonesia, kami belum tahu di Papua dapat berapa, tetapi BTS BAKTI kemarin saja ada sekitar 4.000 lebih,"jelasnya.

Menurutnya di 2021 anggaran yang di alokasikan terbatas sehingga hanya fokus pada penyebarluasan informasi mengenai keberhasilan Otonom Khusus (Otsus).

Sehingga tahun ini pihaknya mendorong agar ada anggaran yang dialokasikan untuk literasi digital dan penjualan pulsa.

"Karena itu saya minta untuk beberapa persen dialokasikan untuk literasi digital Orang Asli Papua. Kita minta dananya dari otsus suratnya saya sudah siapkan dan sudah bertemu dengan direktur BAKTI saya minta untuk penjualan pulsa dan literasi digital karena ribuan BTS yang dibangun,"ujarnya.

Baca juga: Pasca-penangkapan Gubernur Lukas Enembe, Diskominfo Papua: Warga Waspadai Hoaks!

Untuk merealisasikan hal itu Gustaf sendiri telah bertemu dengan Direktur Layanan Telekomunikasi dan Informasi Masyarakat dan Pemerintah, Danny Januar bersama Kepala Divisi Layanan Telekomunikasi dan Informasi Masyarakat, Ari Wahyuniarti di Jakarta beberapa waktu lalu.

"Jadi kerja samanya ada yang dari BAKTI dan juga Telkomsel tapi terpusat di Telkomsel,"jelasnya.

Saat ini total pembangunan BTS BAKTI sudah 39 yang di pasang dari total 104 akan dilanjutkan pada tahun ini. Sementara Indosat 9 side dan Telkomsel dari 10 side.

Gustaf mengakui pada awalnya dengan dibangunnya lokasi tower tersebut sempat mengalami penolakan. Dirinya kemudian mempertegas soal tanah yang dipakai untuk membangun tower adalah tanah hibah dari masyarakat. (*)

Sumber: Tribun Papua
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved