Minggu, 17 Mei 2026

Info Merauke

Dihantam Ombak, Perahu Pencari Kepiting Terbalik di Merauke Papua Selatan

Enam nelayan itu yakni Alexander (23), Ahmad Saleh (17), Marlius Hubol (21), Opan (27), Ramlan (36 ) dan William (22 tahun).

Tayang:
Penulis: Yulianus Bwariat | Editor: Paul Manahara Tambunan
Tribun-Papua.com/Istimewa
Tim SAR melakukan pencarian 1 korban perahu terbalik di pesisir pantai lampu satu Merauke, Papua Selatan, Kamis (19/1/2023). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Sharif Jimar

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE – Perahu nelayan berpenumpang enam orang dilaporkan terbalik di Pesisir Pantai Lampu Satu Merauke, Papua Selatan, Kamis (19/1/2023).

Kantor SAR Merauke mengkonfirmasi peristiwa tersebut berlangsung pukul 05.30 WIT. 

Insiden itu dilaporkan pemilik perahu bernama Dovi ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke sekira pukul 08.50 WIT.

Dalam laporannya, Dovi menceritakan perahunya terbalik akibat diterjang ombak, saat enam nelayan itu hendak menangkap kepiting.

Baca juga: Pakai Perahu Ketinting, Polres Jayapura Bagikan Bingkisan Natal untuk Masyarakat Danau Sentani

Enam nelayan itu yakni Alexander (23), Ahmad Saleh (17), Marlius Hubol (21), Opan (27), Ramlan (36 ) dan William (22 tahun).

Dovi menyebut 5 penumpang berhasil ke tepian pantai. Sementara, satu penumpang lainnya terombang-ambing  dan membutuhkan pertolongan.

Tim SAR langsung bergerak melakukan pencarian menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB), pukul 09.00 WIT.

Mereka melakukan pencarian selama 15 menit, hingga mendapat laporan bila satu korban lainnya telah ditemukan selamat.

Ia diselamatkan oleh nelayan yang sedang melintas menggunakan kapal di sekitar lokasi kejadian.

Baca juga: Perahu Ketingting Terbalik di Muara Ayip, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

"Satu korban terakhir diselamatkan kapal yang lewat, jadi kami langsung balik kanan baru mencari sekitar 15 menitan," ujar Darmawan Humas Kantor SAR Merauke.

Berdasarkan keterangan saksi selamat, kapal nahas berwarna merah dan putih tersebut bergerak ke muara sungai dengan tujuan mencari kepiting. 
 
Namun karena cuaca tidak bersahabat, sehingga perahu kembali ke dalam muara untuk berlabuh.

Perahu kembali keluar je pantai pada lagi hari di sekitar pantai Bina Loka, namun kandas dan tiba-tiba dihempas ombak besar. (*)

 

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved