Breaking News:

Papua Terkini

Sambangi MRP, Wakil Dubes Australia Steve Scott: Militer Indonesia Harus Junjung Tinggi HAM

Kunjungan Kedubes Australia tersebut adalah untuk melihat kemajuan pembangunan di Papua di era otonomi khusus (Otsus).

Editor: Roy Ratumakin
Istimewa
ILUSTRASI - Kedutaan Australia mendapat banyak sekali masukan dan persoalan yang terjadi di Papua akhir-akhir ini pasca-lakukan pertemuan dengan Majelis Rakyat Papua (MRP). Sejumlah persoalan tersebut yaitu kekerasan, pelanggaran HAM, dan pembungkaman ruang demokrasi terhadap orang asli Papua. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Belum lama ini, Majelis Rakyat Papua (MPR) mendapat kunjungan dari Pejabat Kedubes Australia di Kota Jayapura, Papua.

Kunjungan Kedubes Australia tersebut adalah untuk melihat kemajuan pembangunan di Papua di era otonomi khusus (Otsus).

Dalam pertemuan tersebut, Kedutaan Australia mendapat banyak sekali masukan dan persoalan yang terjadi di Papua akhir-akhir ini.

Baca juga: Trauma Pelanggaran HAM, Majelis Rakyat Papua Mengadu ke Dubes Australia: Kekerasan Terus Terjadi!

Sejumlah persoalan tersebut yaitu kekerasan, pelanggaran HAM, dan pembungkaman ruang demokrasi terhadap orang asli Papua.

Hal ini dikatakan, Wakil Ketua I MRP Yoel Luiz Mulait.

 

 

"Situasi di Papua tidak baik-baik saja, dan tidak ada jaminan dengan hadirnya 3 DOB guna mensejahterakan rakyat Papua," kata Yoel, Kamis (19/1/2023).

Dikatakan, kehadiran 3 daerah otonomi baru (DOB) hanya akan mendatangkan banyak aparat militer di tanah Papua, selain itu banyak warga non Papua yang akan masuk ke Papua untuk kuasai semua instansi pemerintah di 3 DOB.

"Masyarakat Papua masih trauma dengan kehadiran aparat, adanya DOB juga akan ada banyak pos militer yang berdiri di pelosok pedalaman dan ini akan membuat situasi di Papua tidak aman," ujarnya.

Baca juga: Pejabat Kedubes Australia Kunjungi Jayapura, Majelis Rakyat Papua Teriak: Pelanggaran HAM Marak!

Menanggapi hal tersebut, Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Steve Scott mengatakan, pihaknya bakal menindaklanjuti apa yang disampaikan pihak MRP tersebut.

“Kami akan mengingatkan militer Indonesia untuk junjung tinggi Hak Asasi Manusia di tanah Papua,” katanya.

Steve menambahkan, kunjungan Kedubes Australia ke Jayapura adalah bagian dari kerja sama bilateral antara Indonesia dan Australia.

Kerja sama itu meliputi bidang Pendidikan, Pelayanan Masyarakat, kesehatan dan pemerintahan.

Baca juga: 12 Pelanggaran HAM Berat Diakui Jokowi, 2 diantaranya di Papua: Ini Daftarnya!

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved