Info Jayapura

Penjabat Wali Kota Jayapura Ajak Warga Pererat Toleransi Umat Beragama di Tengah Keberagaman

Keberagaman tentu adalah sebuah kodrat, tiada manusia yang membantah atau membatalkan keberagaman itu, karena perbedaan itu indah

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
PEMKOT JAYAPURA - Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey mengajak warga kota untuk lebih mempererat hubungan saling toleransi antar umat beragama, Minggu (22/1/2023). 

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey mengajak warga kota untuk senantiasa mempererat toleransi antar umat beragama dalam keberagaman. 

Frans mengatakan, hal tersebut harus diwujudkan oleh warga di ibu kota Provinsi Papua itu dalam hidup bermasyarakat. 

Baca juga: Ringankan Pedagang, Pemkot Jayapura Akan Berikan Bantuan Korban Kebakaran Pasar Youtefa Abepura 

"Keberagaman tentu adalah sebuah kodrat, tiada manusia yang membantah atau membatalkan keberagaman itu, karena perbedaan itu indah," kata Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey kepada Tribun-Papua.com Minggu (22/1/22/2023). 

Semua harus bertoleransi satu sama lain, memberikan kesempatan terhadap keyakinan masing-masing, khususnya dalam menjalankan ibadah tanpa membatasi.

Ia meyakini pula dengan perbedaan maka Kota Jayapura bisa lebih maju karena diisi dengan latar belakang masyarakat yang berbeda-beda. 

"Kalau terdiri dari satu kelompok saja, belum tentu menjadi Kota Jayapura seperti saat ini," tandasnya. 

Namun, dikatakan Frans karena masing-masing dengan kelebihan atau talenta yang diberikan Tuhan maka semuanya dapat bersatu untuk tujuan yang sama. 

Baca juga: Frans Pekey Ingatkan ASN Pemkot Jayapura Tidak Terlibat Politik Praktis

"Ada yang mungkin punya fokus di bidang wirausaha, sehingga bisa membangun hotel, kafe, resto, tetapi ada juga yang punya kemampuan di bidang kesehatan, itulah perbedaan yang semua dibutuhkan," sebutnya. 

Untuk itu, pihaknya mengajak warga Kota Jayapura agar memandang perbedaan sebagai kekayaan suatu daerah. 

"Semua harus punya kesempatan yang sama, dan tugas kita hari ini adalah kita semua merawat dan menjaga keberagaman salah satunya dengan toleransi," tuturnya. 

Baca juga: Frans Pekey Harap Momen Natal 25 Desember Tebarkan Sukacita Antar Sesama

Implementasi dari merawat keberagaman menurutnya ialah melaksanakan nilai-nilai sosial, seperti cinta kasih, saling tolong menolong, dan menghargai.

Maka dari itu, untuk terus menggaungkan keberagaman maka Pemerintah melalui Kementerian Agama terus menebarkan semangat moderasi beragama. (*) 

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved