Liga 3 Zona Papua
Ketua DPRD Minta Manajemen Tim Embun Supiori Dirombak, Ini Alasannya!
Melihat pertandingan antara PS Embun Supiori dan Persintan Intan Jaya, masih banyak kekurangan dari tim kebanggaan warga Supiori ini.
Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Supiori, Erick Warikar meminta manajemen PS Embun Supiori segera dirombak dan dibenahi.
Diketahui, PS Embun Supiori saat ini tengah bertanding di Liga 3 zona Papua.
Dikatakan Erick Warikar, masyarakat Supiori bangga terhadap keberadaan PS Embun Supiori di Liga 3.
Baca juga: Hasil Lanjutan Liga 3 Zona Papua 2022: Waanal Brothers FC Menang Telak Atas Persintan Intan Jaya
"Namun tahapan-tahapan yang kita lihat mulai dari perekrutan pemain ini harus rekrut pemain yang sudah jadi," kata Erick Warikar kepada Tribun-Papua.com, di Sentani, Senin (6/2/2023) sore.
Menurut Erick, yang dimaksud pemain jadi artinya pemain itu punya skil yang mumpuni.
"Karena ini Liga 3 awal dari menuju Liga 2 dan Liga 1 tentunya. Saya minta kepada pengurus untuk merubah mamajemen dan official tim."
"Namanya dalam satu tim itu manajemen harus betul-betul bagus," lanjutnya.
Dikatakan, melihat pertandingan antara PS Embun Supiori dan Persintan Intan Jaya, masih banyak kekurangan dari tim kebanggaan warga Supiori ini.
"Kalau pemain itu tidak bermain bagus dan manajemen tidak mengatur baik maka itu akan imbasnya ke pemai, mental dan semangatnya juga pasti akan menurun," ucapnya.
Baca juga: FIFPRO Desak FIFA dan AFC Intervensi soal Liga 2 dan Liga 3 Indonesia, Singgung Nasib Para Pemain
Dengan begitu, kata Erick, dia minta kepada pengurus PS Embun Supiori untuk segera diganti, karena Liga 3 ini adalah awal perjalanan.
"Perombakan harus segera dilakukan, baik dari pemain sampai official tim serta badan pengurusnya. Semua harus diganti," tegasnya.
Ia menambahkan, kedepanya orang yang mengerti tentang sepakbola yang harus menjadi pengurus tim PS. Embun Supiori.
"Kepada pemerintah daerah dan KONI Kabupaten Supiori, kita berpikir untuk orang-orang yang jadi pengurus itu betul-betul layak memegang satu klub," katanya.
Sehingga, kata Erikm kedepannya pemain-pemain ini kalau bisa jangan asal panggil atau rekrut namun harus di buat kontrak kerja karena yang kita butuhkan adalah pemain yang sudah jadi.
"Manajer harus buat kontrak PS Embun Supiori kedepan dia sudah harus sudah punya gaji, walaupun dana APBD Kabupaten Supiori itu kecil tetapi kalau dimanfaatkan dengan bagus maka manajemennya akan baik," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/07022023-erick_warikar.jpg)