Info Jayapura
Siap Ditindak! Kapolres Jayapura Respons Ancaman Begal di Kota Sentani
Adapun Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus WA Maclarimboen, mengatakan, informasi tersebut menjadi perhatian serius pihaknya.
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Polres Jayapura siap mengatasi informasi warga terkait aksi begal yang terjadi di sekitar jalan utama menuju Doyo Lama, tepatnya di depan Kantor Bupati Jayapura, Papua, Sabtu (8/4/2023).
Kepada Tribun-Papua.com, Kapolres Jayapura, AKBP Fredrickus WA Maclarimboen, mengatakan, informasi tersebut menjadi perhatian serius pihaknya.
"Untuk mengatasi kejadian-kejadian itu, kita akan segera meningkatkan patroli, terutama di lokasi-lokasi yang sering terjadi aksi kejahatan ini," kata Fredrickus di Sentani.
Menurut dia, aksi-aksi kejahatan di larut malam ini merupakan tugas besar untuk diungkap.
"Tentunya kami tidak bisa sendiri, tetapi perlu keikutsertaan masyarakat, karena memang lokasi tersebut kalau malam ini cukup gelap, untuk ini lokasi-lokasi ini perlu ada tambahan penerangan," ujarnya.
Baca juga: Tiga Pelaku Begal Diringkus Polisi Merauke, Korban Selamat Usai Menggantung Mobil Pelintas
Fredrickus berharap, masyarakat perlu memiliki kewaspadaan terhadap diri sendiri terhadap setiap situasi yang terjadi.
"Memang kalau dilihat, pelaku-pelaku ini selalu mencari ruang untuk melakukan aksi kejahatan, apalagi lokasinya gelap dan sepi.”
“Untuk itu, masyarakat harus terus waspada, apabila ada terjadi sesuatu yang mengancam, maka bisa segera melaporkan kepada petugas atau orang terdekat di sekitar area tersebut," pungkasnya.
Diketahui, telah beredar informasi di Whatsapp maupun Instagram terkait aksi begal depan jalan Kantor Bupati Jayapura pada dini hari tadi.
Informasi tersebut terkait imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada.
"Sekadar info, hati-hati melewati Gunung Merah di tengah malam dan pagi subuh, warga BTN Darsua habis (baru saja) dibegal kemarin pagi pada pukul 5, motor dan semuanya diambil, serta tangan tampir putus, sekarang beliau lagi dirawat di RS Yowari," tulisan yang beredar.
Dalam informasi tersebut, disebutkan juga korban merupakan warga BTN Darsua.
"Beliau mau berangkat kerja di bandara pukul 5.00 WIT subuh," tulis informasi tersebut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/28112022-Fredrickus_W_A_Maclarimboen.jpg)