HUT Kabupaten Keerom
Bupati Piter Gusbager: Kabupaten Keerom Milik Semua Orang
Piter menegaskan dirinya bersama Wakil Bupati, Wafir Kosasih terus berjuang keras untuk membangun Keerom agar sama seperti daerah lainnya.
Penulis: Yohanes Musanus Palen | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.Com,Hans Palen
TRIBUN-PAPUA.COM, KEEROM - Kabupaten Keerom adalah milik bersama, dan siapa pun harus memajukan negeri tapal batas ini.
Demikian disampaikan Bupati Keerom, Piter Gusbager, dalam puncak perayaaan HUT ke-20 Kabupaten Keerom yang digelar di Kampung Wembes, Rabu (12/4/2023).
Piter menegaskan dirinya bersama Wakil Bupati, Wafir Kosasih terus berjuang keras untuk membangun Keerom agar sama seperti daerah lainnya.
“Keerom adalah milik kita semua, masa depan Kabupaten Keerom ini ada di tangan kita semua, demikian juga masa depan kita ada di Kabupaten Keerom,” ujarnya saat membuka perayaan.
Baca juga: MIRIS! Jalan Menuju Kampung Kibay Rusak, Masyarakat: Bupati Keerom Harus Turun dan Lihat Sendiri
Menurutnya, 20 tahun adalah usia yang sudah matang bagi Kabupaten Keerom dan layak dikategorikan daerah maju.
Hanya, Piter mempertanyakan kepada masyarakat apakah Keerom saat ini sudah layak disebut maju.
Sebab, dirinya tak ingin daerah yang dimekarkan dari Jayapura itu bergumul dalam persoalan usang.
Seperti gejolak di masyarakat yang disebabkan ulah segelintir kelompok yang ingin memisahkan diri dari Indonesia.
Piter mengajak masyarakat berbenah dan fokus bersama pemerintah membangun segala aspek.
Mulai infrastuktur berupa jalan, perumahan, air bersih, listrik dan telekomunikasi, serta lainnya.
Juga aspek lain seperti pendidikan dan kesehatan yang berkaitan dengan kualaitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Hal itu dinilai lebih bermanfaat bagi masyarakat. Selain, membangun SDM berkualitas.
Tujuannya, menekan angka kemiskinan, indeks pembangunan manusia, menekan stunting, dan harapan hidup masyarakat Keerom.
"Ini semua menjadi indikator keberhasilan suatu daerah. Tentu masih banyak indikator lainnya yang membuktikan serta menandakan suatu daerah itu maju atau belum maju," ujarnya.
“Tugas kita semua adalah kita pastikan bahwa Kabupaten Keerom bergerak cepat, harus maju lebih cepat agar sama dengan daerah lain," sambung Piter.
Didampingi Wakilnya, Wafir Kosasih, Piter menekankan semboyan Kabupaten Keerom, yaitu 'Tamne Yisan Kefase' yang berarti Bersatu untuk Membangun.
Piter berharap HUT ke-20 ini dapat dijadikan seluruh elemen masyarakat sebagai refleksi guna mendorong Keerom leboh baik, maju dan berkembang.
Semua pihak diajak untuk sama-sama berkarya.
Baca juga: Bupati dan Forkompinda Ikut Jalan Sehat Sambut HUT ke-20 Kabupaten Keerom
Pantauan Tribun-Papua.com, puncak perayaan HUT Kabupaten Keerom kali ini diwarnai peluncuran beberapa program pemerintah, serta penandatanganan nota kesepakatan dengan sejumlah mitra.
Di antaranya launching jalan ruas Workwana-Wambes yang diberi nama Jalan Ir. H. Joko Widodo, juga program PITER-OKe (Perlindungan Tenaga Kerja Rentan Orang Keerom).
Piter juga mengumumkan pembayaran THR Lebaran bagi keseluruhan ASN dan pensiunan sebesar Rp 12,78 miliar.
Kemudian, pengumuman pengangkatan CPNS dan P3K Kabupaten Keerom 1.000 orang, untuk formasi tahun 2022. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/bupati-keerom-piter-gusbager-dan-wakinya-wafir-kosasih-melakukan.jpg)