Info Jayapura
Frans Pekey: 1 Mei adalah Hari Bersejarah, Papua Berintegrasi ke dalam Bingkai NKRI
Pemerintah baik provinsi maupun kabupaten/kota di seluruh Tanah Papua hadir untuk menjawab semua permasalahan yang ada.
Penulis: Yohanes Musanus Palen | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hans Palen
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey mengatakan, 1 Mei merupakan hari bersejarah sebagai hari integrasi Papua masuk dalam NKRI.
“Saya pikir melalui diskusi kebangsaan ini akan menanamkan jiwa nasionalisme terutama bagi generasi muda di Papua di dalam kesatuan NKRI,” kata Frans Pekey dalam diskusi kebangsaan merawat Papua dalam bingkai NKRI di salah satu hotel di Abepura, Senin (1/5/2023).
Kata Pekey, meskipun untuk merawat Papua dalam NKRI di Tanah Papua saat ini bukanlah pekerjaan yang mudah.
Baca juga: Frans Pekey: Orang Papua Tidak Perlu Lagi Berbicara Merdeka atau Referendum
Dikatakan, banyak tantangan dan permasalahan yang menjadi materi konsumsi publik saat ini.
Tantangan tersebut meliputi politik, kesejahteraan, kesenjangan pembangunan dan lain sebagainya.
“Anak-anak generasi muda Papua atau semua orang Papua tidak boleh menyerah, tetapi justru kita harus memperkuat persatuan dan kesatuan untuk melakukan percepatan pembangunan Papua. Mengejar ketertinggal, juga menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi orang Papua di seluruh Tanah Papua,” ujarnya.
Lanjut Pekey, pemerintah baik provinsi maupun kabupaten/kota di seluruh Tanah Papua hadir untuk menjawab semua permasalahan yang ada.
Dikatakan, ada kebijakkan yang diberikan oleh Pemerintah Pusat untuk percepatan pembangunan di Papua melalui pemberian dana Otsus.
Baca juga: Hampir Setahun Menjabat Pj Wali Kota Jayapura, Frans Pekey: Banyak Tantangan yang Saya Hadapi
“Baik dari aspek regulasi, aspek keuangan dan juga kewenangan dimana semua hal ini sudah diberikan oleh Negara untuk Papua. Tinggal bagaimana Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota mengelolanya,” katanya.
Tentu saja, kata Pekey, tujuannnya untuk mensejahteraakan masyarakat diwilayah atau daerah masing-masing dengan berbagai kebijakkan pembangunan, keberpihakkan, pemberdayaan untuk proteksi bagi Orang Asli Papua (OAP).
“Kalau semua ini bisa dilakukan, maka itu menjadi nilai historis, nilai strategis bagaimana Papua menjadi bagian dari pada NKRI,” tandas Pekey. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/02052023-Frans_Pekey-3.jpg)