Jumat, 10 April 2026

Info Jayapura

UPDATE: Pasien RSUD Abepura Sudah Kembali ke Ruang Rawat Inap

Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Abepura, Petrus Benyamin Pepuho mengatakan, seluruh pasien sudah kembali ke ruangan rawat inap.

Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
Tribun-Papua.com/ Hendrik
Para pasien RSUD Abepura yang sempat dievakuasi ke halaman rumah sakit pasca kebakaran gudang penyimpanan, Selasa (9/5/2023) kemarin telah kembali ke ruangan rawat inap. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Para pasien RSUD Abepura yang sempat dievakuasi ke halaman rumah sakit pasca kebakaran gudang penyimpanan, Selasa (9/5/2023) kemarin telah kembali ke ruangan rawat inap.

Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Abepura, Petrus Benyamin Pepuho mengatakan, seluruh pasien sudah kembali ke ruangan rawat inap.

"Sudah kembali masuk ke ruangan rawat inap masing-masing kemarin sore pukul 18.00 WIT," ujar Petrus Benyamin kepada wartawan di Abepura.

Baca juga: Kebakaran di RSUD Abepura, Ratusan Pasien Dievakuasi, Ini Penjelasan Wakapolda Papua

Dia menjelaskan, pasien  sudah dievakuasi ke ruangan masing-masing.

"Sementara pasien anak digabungkan ke ruangan bedah, karena hanya 4 anak. Ada beberapa bayi yang sudah dikembalikan ke ruang bayi,” ujarnya.

Petrus mengatakan saat ini terdapat 17 pasien IGD yang dirawat di gedung administrasi lama.

Sebelumnya diberitakan, Kebakaran hebat melanda Gudang penyimpanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abepura, Selasa (9/5/2023) sore.

Baca juga: Ini Penjelaaan RSUD Abepura Terkait 2 Pasien Kritis yang Meninggal Saat Evakuasi Kebakaran

Kabid Damkar Kota Jayapura, Margaretha Veronita Kirana mengatakan, api berawal dari gudang penyimpanan.

"Kebakaran tepat pukul 14.49 WIT, api berawal dari gudang penyimpanan," ujar Veronita kepada wartawan di Abepura.

Menurutnya, berdasarkan laporan dari petugas asap tebal mulai terlihat dari lantai dua.

"Mereka (petugas) di RSUD Abepura informasikan bahwa, asap tebal sudah menjalar dari gedung penyimpanan," bebernya.

Veronita mengatakan, kebakaran diduga akibat konseting listrik.

"Diduga korsleting listrik, dan ruang ini nampaknya tidak dijaga oleh petugas sehingga terjadi kebakaran," ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam proses pemadaman api pihaknya menurunkan 5 armada Damkar Kota Jayapura.

"Ada lima unit dari kita Damkar Kota Jayapura, dua suplai dan tiga water canon."

"Kemudian, kami dibantu oleh AWC dari Brimob Polda Papua, AWC Polresta Jayapura Kota, dan Damkar angkatan laut," sambung dia. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved