KKB Sandera Pekerja Tower BTS
KKB Bebaskan Empat Pekerja Proyek Tower yang Disandera di Pegunungan Bintang Papua
Satu korban sempat mengamankan diri ke Puskesmas, yang kedua ditahan, yang dua ini atas pendekatan tokoh masyarakat dan pendeta.
Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Empat pekerja proyek Tower BTS. PT.Inti Bangun Sejahtera (IBS) yang menjadi korban penyandeeaan KKB sudah bersama berada bersama masyarakat.
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri mengatakan, ke empat korban penyanderaan itu sudah bersama masyarakat di Distrik Okbab, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan.
"Keempat korban tersebut sudah mendapat pelayanan kesehatan di Puskesmas," ujar Kapolda Papua Mathius Fakhiri melalui rilis pers yang diterima Tribun-Papua.com, Senin (15/5/2023).
Baca juga: 4 Pekerja Tower Telkomsel Disandera di Pegunungan Bintang, KKB Papua Minta Uang Tebusan Rp500 Juta
Fakhiri menjelaskan, untuk update terakhir pada kemarin Minggu (14/5/2023) sore, pendarahan pada korban yang dianiaya sudah berhenti.
"Kita berharap, Kepala Distrik sudah bisa sampai di kampung Okbab. Sehingga komunikasi bisa kita dapat lagi terkait informasi yang didapat bahwa ketiga korban itu sudah bersama masyarakat," ujarnya.
Sehingga, kata Fakhiri, tidak adalagi kekerasan atau penganiayaan yang dilakukan oleh kelompok tersebut.
Irjen Fakhiri juga berharap melalui Kepala Distrik nantinya dapat membangun komunikasi dengan pelaku penganiyaan terhadap tiga korban tersebut.
Serta bisa berketemu dengan salah satu pegawai yang merupakan orang asli papua yang sempat menghindar dari kejadian itu.
“Sehingga informasi itu akan menjadi bahan bagi aparat keamanan untuk bagaimana mengambil langkah-langkah penyelamatan terhadap tiga korban termasuk masyarakat orang asli papua yang menghindar dari kejadian kekerasan itu,” ungkapnya.
Kronologi awal Kejadian Penyenaderaan di Okbab Pegunungan Bintang
Mathius Fakhiri menjelaskan, sebelumnya terdapat empat orang yang disandera.
"Dimana tiga orang merupakan warga pendatang yang kena bacok dan 1 orang lainnya merupakan masyarakat asli papua dan dalam kondisi baik," katanya.
Baca juga: KKB Papua Semakin Brutal, Kini Sandera 4 Pekerja Tower di Oksibil Pegunungan Bintang
Fakhiri katakan, satu korban sempat mengamankan diri ke Puskesmas, yang kedua di tahan, yang dua ini atas pendekatan tokoh masyarakat dan pendeta.
"Akhirnya korban diserahkan kepada pendeta dan dibawa ke puskesmas untuk mendapat pengobatan,” tambah Kapolda.
Lebih lanjut, dimana Informasi tersebut disampaikan oleh masyarakat kepada Kapolres dan Wakil Bupati di Oksibil.
“Saya juga akan berkoordinasi dengan PT. IBS untuk bagaimna menyelesaikan persoalan, termasuk apa yang dituntut oleh mereka,” tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/01052023-Kapolda_Papua-2.jpg)