Selasa, 14 April 2026

Hari Lahir Pancasila di Papua

Pemprov Papua Pegunungan Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Adapun disebutkan bahwa Pancasila merupakan hasil dari sebuah rangkaian proses yaitu rumusan Pancasila tanggal 1 juni 1945.

Penulis: Arni Hisage | Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
Tribun-Papua.com/ Arny
Pengibaran Bendera Merah Putih dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Gubernur Papua Pegunungan, Wamena, Jayawijaya, Kamis (1/6/2023). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Arny Hisage

TRIBUN-PAPUA.COM, WAMENA – Pemprov Papua Pegunungan melaksanakan upacara peringatan dalam rangka Hari Lahir Pancasila 1 Juni 1945 – 1 Juni 2023.

Dipimpin langsung oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan, Demianus Wasuok Siep, upacara digelar di halaman Kantor Gubernur Papua Pegunungan, Wamena, Jayawijaya, Kamis (01/06/2023).

Dalam sambutannya mengatakan, Demikian mengatakan, Pancasila merupakan hasil dari sebuah rangkaian proses yaitu rumusan Pancasila tanggal 1 juni 1945 yang dipidatokan oleh Soekarno.

"Kita harus diingat bahwa kodrat bangsa Indonesia adalah kodrat keberagaman. Ini sudah jadi takdir Tuhan untuk kita beragam. Dari Sabang sampai Merauke adalah keberagaman," kata Demianus.

Upacara Bendera dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila digelar Pemprov Papua Pegunungan di Wamena, Jayawijaya, Kamis (1/6/2023).
Upacara Bendera dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila digelar Pemprov Papua Pegunungan di Wamena, Jayawijaya, Kamis (1/6/2023). (Tribun-Papua.com/ Arny)

Baca juga: Pesan Bupati Jayapura saat Peringatan Hari Lahir Pancasila: sebagai Anak Bangsa Mari Renungi

Demianus menjelaskan, kehidupan bangsa dan bernegara selalu mengalami tantangan, di mana kebinekaan selalu diuji, termasuk ada pandangan dan tindakan yang selalu mengancamnya.

“Ada sikap tidak toleran yang mengusung ideologi lain selain Pancasila. Semua itu diperparah oleh penyalahgunaan media sosial, oleh berita bohong, oleh ujaran kebencian yang tidak sesuai dengan budaya bangsa Indonesia,” terangnya.

"Kita harus belajar dari pengalaman buruk negara lain, yang dihantui oleh radikalisme dan konflik sosial," sambungnya lagi.

Baca juga: Peringatan Hari Lahir Pancasila di Papua Selatan, Ini kata Sekdaprov: Menyatukan Perbedaan

Kata Demianus, semua orang mesti bekerja keras untuk mencapai cita-cita bangsa sesuai Pancasila, sesuai tema Hari Lahir Pancasila 2023, yaitu Gotong Royong Membangun Peradaban Dan Pertumbuhan Global.

"Kita harus waspada terhadap segala bentuk pemahaman dan gerakan yang tidak sesuai dengan Pancasila," ujarnya.

Turut hadir dalam upacara tersebut di antaranya Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, Komandan Kodim (Dandim) 1702/JWY Letkol Cpn Athenius Murip, Kapolres Jayawijaya AKP Heri Wibowo serta kepala-kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan.

Demianus mengajak semua Forkopimda Provinsi Papua Pegunungan yang terdiri dari 8 kabupaten, untuk bersama-sama menjaga perdamaian, persatuan, persaudaraan, bersikap santun dan saling menghormati, saling toleran dan saling bahu-membahu, bergotong-royong demi kemajuan Indonesia.

“Semoga Tuhan yang Maha Kuasa berkenan melimpahkan berkah dan rahmatnya, agar bangsa dan negara ini terselamatkan dari degradasi nilai-nilai Pancasila sebagai pemersatu bangsa,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved