Info Jayapura
Badan Pengawas: Perusda Baniyau Bakal Diaudit
Kepala Badan Pengawas, Nelson Ondi yang baru saja di lantik mengatakan pemerintah harus menyetop pernyataan modal kepada perusahaan daerah.
Penulis: Putri Nurjannah Kurita | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita
TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Perusahaan daerah Baniyau (Perusda) milik pemerintah Kabupaten Jayapura akan diaudit, Selasa (6/6/2023).
Kepala Badan Pengawas, Nelson Ondi yang baru saja di lantik mengatakan pemerintah harus menyetop pernyataan modal kepada perusahaan daerah.
Menurutnya, perusaahaan daerah itu seharusnya dapat memberikan kontribusi sebagai penyumbang pendapatan asli daerah (PAD).
Baca juga: Hadirnya Bawas Perusda Baniyau Diharapkan Tingkatkan PAD dan Pengawasan di Kabupaten Jayapura
Dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan audit terhadap pengelolaan asset dan keuangan Perusda Baniyau selama ini.
Kata Nelson, sesuai dengan peraturan daerah Nomor 9 Tahun 2017 terjadi pelimpahan aset bernilai Rp44 miliar dan penyertaan modal Rp10 miliar.
Bahkan ada penambahan penyertaan modal sebesar Rp1 miliar yang diberikan kepada Perusda Baniyau.
Sebelumnya, pengambilan sumpah janji dan pelantikan badan pengawas perusahaan daerah Baniyau Kabupaten Jayapura berlangsung di Aula Kantor Bupati, Gunung Merah, Sentani di lantik oleh Penjabat Bupati Jayapura, Triwarno Purnomo.
Triwarno mengatakan, badan pengawas yang baru saja dilantik diyakini mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab untuk mendukung pengelolaan perusahaan dan kemajuan perusahaan.
Baca juga: Perusahaan Daerah Irian Bhakti Gelar Natal Oikumene
Badan pengawas juga mengawasi operasional perusahaan dan memberikan saran untuk kinerja perusahaan sehingga perusahaan daerah dengan orientasi profit itu benar-benar dapat menjalankan fungsinya dengan baik.
Triwarno menyatakan Perusda Baniyau harus memberikan kontribusi daerah bagi daerah.
"Dewan pengawas yang baru dalam pengelolaan pengawasan terhadap kinerja menjadi tanggung jawab. Potensi yang ada di maksimalkan. Badan pengawas perlu membangun sinergitas dan melakukan evaluasi," jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/06062023-badan_pengawas.jpg)