Rabu, 10 Juni 2026

Pesawat Jatuh di Papua

Pesawat SAM Air Hilang Kontak di Yalimo, Muat Kargo dan 6 Orang Termasuk Pilot: Terbakar di Hutan?

Selain kargo, di dalam pesawat tersebut terdapat enam orang termasuk pilot dan co pilot.

Tayang:
Tribun-Papua.com/Istimewa
TERBAKAR - Pesawat caravan PK-SMW milik PT Semuwa Aviasi Mandiri atau SAM Air dikabarkan hilang kontak di wilayah Mabualem, Distrik Welarek, Kabupaten Yalimo, Papua Tengah, Jumat (23/6/2023). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA - Pesawat SAM Air dengan nomor register PK-SMW hilang kontak di wilayah Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan ternyata memuat kargo.

Selain kargo, di dalam pesawat tersebut terdapat enam orang termasuk pilot dan co pilot.

Diketahui pesawat take off sekitar 01.22 UTC, estimasi sampainya sekitar 01.42 UTC.

Sampai dengan waktu 01.42 UTC pesawat tidak kontak lebih lanjut.

Baca juga: BREAKING NEWS: Pesawat SAM Air Hilang Kontak di Wilayah Welarek Yalimo Papua Pegunungan

Pesawat tersebut bertolak dari Elelim.

Adapun enam orang isinya terdiri dari empat penumpang dan dua pilot.

"Dari Elelim ke voik itu pesawat bawa kargo dengan 4 penumpang ditambah pilot dan co pilot," kata Ketua Krisis Center SAM Air, Reza kepada Tribun-Papua.com.

Sebelumnya, pesawat milik operator penerbangan SAM Air registrasi PK-SMW mengalami hilang kontak Jumat siang.

Baca juga: Pesawat SAM Air Hilang Kontak di Yalimo, Manajemen: Kondisinya Terbakar di Hutan Belantara

Menurut fata dari flight radar, pesawat tersebut bertolak dari Elelim pada pukul 10.54 WIT, namun pada pukul 11.00 WIT.

Pesawat SAM Air hilang kontak di sekitar wilayah Elelim.

Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Yalimo, Eddy Peyon, menyebut pesawat SAM Air itu disewa oleh seorang guru SD Inpres Poik Distrik Welarek, bernama Petrus Kepno.

Adapun identitas keempat penumpang yakni Petrus Kepno, Guru SD Inpres Poik.

Lalu, Roni Peyon, Penatua di Jemaat GKI Muralo, Efer Halerohon dan Tromina Peyon dari Kampung Holoi Distrik Welarek.

"Pesawat ini terbang dari bandara Elelim sekitar pukul 10 pagi tujuan Poik, namun sampai sekarang belum ada informasi," ujarnya.

Ia berharap kepada pihak perusahaan SAM AIR segera melacak dan menemukan titik jatuhnya pesawat. (*)

 

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved