Festival Colo Sagu
Markus Matatar: Anak Muda Papua Harus Terus Melestarikan Hutan Sagu
Pelaksanaan festival itu dilaksanakan untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Bhayangkara pada 2 Juli 2023 nanti.
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Hadir dan menyaksikan seluruh rangkaian pengolahan sagu saat penutupan Festival colo sagu, satu dari pemuda asal Kepulauan Yapen, Markus Matatar mengajak seluruh anak muda agar terus melestarikan hutan sagu.
Demikian disampaikan Markus kepada Tribun-Papua.com, di Sentani, Rabu (28/6/2023) malam.
Menurut Markus, setelah melihat berbagai macam pengolahan sagu yang ditampilkan dalam festival tersebut, membuat dirinya merasa bangga.
Baca juga: Sipora Novita Sorontou: Festival Colo Sagu Mampu Tingkatkan Pendapatan UMKM
"Kegiatan ini memacu kami agar terus menjaga dan melestarikan pangan lokal di Papua, yaitu sagu, untuk itu, mari anak muda, kita lestarikan hutan sagu, agar tidak punah begitu saja," ujar Markus.
Selain itu, dia pun berharap, melalui festival tersebut, dapat memberi semangat kepada pemerintah kabupaten maupun provinsi untuk terus menjaga hutan sagu di Bumi Cenderawasih.
Sekedar diketahui, Festival colo sagu diselenggarakan oleh Polres Jayapura.
Pelaksanaan festival itu dilaksanakan untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-77 pada 2 Juli 2023 nanti. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/30062023-Markus_Matatar.jpg)