Selasa, 19 Mei 2026

Pemkot Jayapura

Frans Pekey: Kontrak Program Beasiswa bagi Mahasiswa Port Numbay Hanya Berlaku 5 Tahun

Mereka yang melewati batas waktu studinya akan menjadi tanggungan keluarga atau orang tua.

Tayang:
Penulis: Yohanes Musanus Palen | Editor: Paul Manahara Tambunan
Tribun-Papua.com/Hans Palen
Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pakey ketika foto bersama dengan  calon mahasiswa beasiswa khusus port numbay di Auditorium RRI,Kamis (27/7/2023). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com,Yohanes Musanus Palen

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pemerintah Kota Jayapura kembali menyeleksi calon mahasiswa penerima beasiswa khusus Port Numbay untuk menempuh pendidikan gratis di UKSW Salatiga.

Sementara itu proses seleksi mahasiswa yang kini sedang berlangsung di Kota Jayapura dengan menghadirkan Tim Seleksi langsung dari pihak UKSW Salatiga ini mendapatkan perhatian khusus dari Penjabat Wali Kota JayapuraFrans Pekey terkait masa kontrak beasiswa khusus bagi anak-anak port numbay yang nanti lulus dalam seleksi.

“Jadi lama studi untuk mahasiswa itu hanya untuk 5 tahun,oleh karena itu program beasiswa yang kita sediakan itu hanya 5 tahun, tidak bisa lebih,” ungkap Frans Pakey.

Baca juga: Kuliah Gratis di UKSW Salatiga, Pemkot Jayapura Seleksi Penerima Beasiswa Khusus Port Numbay

Untuk itu pihaknya meminta kepada calon mahasiswa yang nanti lulus dalam seleksi  agar bisa menempuh studi di UKSW Salatiga dalam jangka waktu yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Jayapura yakni 5 tahun.

“Kalau lebih dari 5 tahun, kosekuensinya ada yakni pemerintah jelas akan menghentikan seluruh biaya bantuan beasiswa kepada mahasiswa tersebut,” terang Pekey.

Selanjutnya mereka yang melewati batas waktu studinya akan menjadi tanggungan keluarga atau orang tua.

Untuk itu pihaknya mengingatkan kepada calon mahasiswa yang nanti akan menempuh pendidikan di UKSW Salatiga ini agar selesai tepat waktu,sehingga tidak membebani orang tua.

“Syukur kalau mereka nanti bisa selesai sebelum masa kontraknya habis,jelas itu prestasi tersendiri bagi mereka,” tutup Pekey.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved