Minggu, 3 Mei 2026

Pemkot Jayapura

Jelang HUT RI, Dinas PU Kota Jayapura Lakukan Pembersihan Jalan

Pembersihan ini dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-78 RI yang akan jatuh pada 17 Agustus 2023.

Tayang:
Penulis: Yohanes Musanus Palen | Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
Tribun-Papua.com/ Hans
Kepala Dinas PU Kota Jayapura, Nofdy J. Rampi. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.Com, Yohanes Musanus Palen

TRIBUN-PAPUA.COM-JAYAPURA- Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Jayapura akan siap melakukan pembersihan terhadap sedimen jalan mulai dari batas Kota Jayapura hingga ke wilayah Distrik Jayapura Utara.

Sementara pembersihan ini dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-78 RI yang akan jatuh pada 17 Agustus 2023.

Pemerintah Kota Jayapura sendiri akan melaksanakan upacara perayaan HUT Ke-78 RI tersebut di Lapangan Sepak Bola Trikora Abepura.

"Kita sudah mendapatkan perintah langsung dari bapak Pj. Wali Kota untuk lakukan pembersihan terhadap sedimen di median jalan. Kita akan kordinasikan juga dengan Dinas Kebersihan untuk kita turun bersama,"ucap Kepala Dinas PU Kota Jayapura, Nofdy J. Rampi ketika ditemui Tribun-Papua di Kantor Wali Kota Jayapura,Senin (7/8/2023).

Baca juga: PROMOSI WISATA, Pemkot Jayapura Sambut Baik Kerja Sama dengan PT Angkasa Pura

Pembersihan ini akan mulai dari batas Kota Jayapura sampai di wilayah Distrik Jayapura Utara.

"Kita tidak mengali, tetapi menyapu sedimen tipis dimedian jalan untuk diangkat dan dibuang,"terang Nofdy.

Selain pembersihan jalan, yang menjadi perhatian khsusunya saat ini adalah lampu jalan yang mana sudah banyak mati alias tidak berfungsi lagi.

"Ini persoalan yang sering kita hadapi. Ada 6000 lebih titik lampu jalan di Kota Jayapura ini,dari hasil evaluasi saya kalau terjadi hujan dan angin kencang komponen lampu kita ini sering rusak karena koslet,"tuturnya.'

Selain karena koslet, kebanyakan lampu jalan ini  banyak dirusakki oleh oknum masyarakat yang tidak bertanggungjawab.

"Saklar lampu jalan kita ini gampang sekali dijangkau orang. Terkadang mereka ambil kayu baru dorong kasi rusak. Kalau itu sudah terjadi maka bisa sampai 20 tutik lampu padam,"bebernya.

Lanjut Nofdy, yang paling menyakitkan sekali itu mereka lempar mata lampu jalannya dan ini sudah sering kali terjadi.

"Sudah dari dulu hal ini sering terjadi, apalagi didaerah-daerah rawan selalu terjadi masalah seperti ini. Kita terus upayakan pembenahan dan tidak mengalah dengan masalah yang terjadi. Tetapi kami juga menghimbau kepada warga di Kota Jayapura ini agar menjaga fasilitas lampu jalan yang sudah dipasang dengan tidak merusakkinya,"pungkas Nofdy. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved