Rabu, 10 Juni 2026

Info Jayapura

Laju Pertumbuhan Penduduk di Sentani Mengancam Keseimbangan Gunung Cycloops

Apabila tidak segera mengurangi jumlah penduduk di Kota Sentani, maka Gunung Cyclops akan terganggu.

Tayang:
Tribun-Papua.com/Calvin Louis Erari
PERSIAPAN KMAN - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Jayapura, Alpius Toam. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Pertumbuhan penduduk di Kabupaten Jayapura saat ini disebut mengancam kelestarian Gunung Cycloops.

Sebab, jumlah penduduk di tahun 2022 sudah mencapai 200.352 jiwa.

Jumlah penduduk tersebut terbagi di 19 distrik Kabupaten Jayapura.

Jumlah penduduk paling banyak ada di Distrik Sentani sebanyak 84.959 jiwa.

Baca juga: 4 Tahun Banjir Bandang Sentani, Pj Bupati Jayapura dan Pemuda Tanam Pohon di Kaki Gunung Cycloops

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Jayapura, Alphius Toam menyebut apabila tidak segera mengurangi jumlah penduduk di Kota Sentani, Gunung Cyclops akan terganggu.

Ia menjelaskan bahwa ada langkah antisipasi yang di lakukan ke Bappenas untuk memindahkan pusat Kota Sentani ke arah selatan Danau Sentani.

"Jadi kota sentani di pindahkan ke Selatan dan di Sentani dikurangi jumlah penduduk. Dari Sabron sampai di Puai tiga titik yang sudah disiapkan dalam pengembangan area kota baru. Haya belum di tetapkan secara SK," jelasnya saat di wawancara di  di Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura. 

Baca juga: Penanaman 1.000 Bibit Pohon di Kaki Gunung Cycloops: Peringati 4 Tahun Banjir Bandang di Sentani

Tetapi hingga saat ini belum ada penetapan rencana Rencana Tata Ruang Wilayah Kota yang di keluarkan oleh provinsi Papua sehingga bisa di lakukan master plan pengembangan kota.

Meskipun dari provinsi sudah sudah ada penelitian nya namun belum di tindak lanjuti.

"Dulu provinsi yang lakukan penelitian tapi belum ditindak lanjuti karena memang sebagai langkah partisipatif dalam rangka mengurangi pertumbuhan penduduk pemukiman di Sentani. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved