Kamis, 16 April 2026

Pemkot Jayapura

Kota Jayapura Produksi 260 Ton Sampah Setiap Hari

Sementara itu dari 260 ton sampah tersebut, yang dominan adalah sampah hasil rumah tangga dan sampah hasil dari dunia usaha.

Penulis: Yohanes Musanus Palen | Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
Tribun-Papua.com/ Hans
Kepala Seksi Pembersihan, Pengumpulan, dan Pengangkutan Sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Jayapura , Frengky Numberi, bicara soal produksi sampah di Kota Jayapura. 

Laporan wartawan Tribun-Papua.com, Yohanes Musanus Palen

TRIBUUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Jayapura mencatat bahwa setiap harinya, produksi sampah di Kota Jayapura mencapai 260 ton.

Demikian, hal ini dikonfirmasi Kepala Seksi Pembersihan, Pengumpulan, dan Pengangkutan Sampah DLHK Kota Jayapura, Frengky Numberi.

“Jadi setiap hari sampah di Kota Jayapura ini capai 260 ton yang kita hitung berdasarkan standar SNI,” ucap Frengky Numberi ketika ditemui Tribun-Papua.com di Jayapura, Kamis (10/8/2023).

Baca juga: Aksi Gerebek Sampah Swiss-Belhotel Jayapura Kumpulkan Ratusan Karung Sampah

Sementara itu dari 260 ton sampah tersebut, yang dominan adalah sampah hasil rumah tangga dan sampah hasil dari dunia usaha.

Jika melihat estimasi sampah mencapai 260 ton perharinya, maka pihaknya hanya bisa mampu mengelola atau mengangkut sekitar 180-190 ton.

Ini juga disesuaikan dengan kemampuan armada pengangkut sampah yang dimiliki Pemkot Jayapura saat ini.

Dengan kata lain, masih ada sampah di Kota Jayapura ini yang tidak terangkut setiap harinya.

Pimpinan berserta staf Swiss-belhotel jayapura, masyarakat, ASN dari Dinas Pariwisata Kota Jayapura dan Kelurahaan Gurabesi ketika melakukan aksi grebek sampah di Kali Anafre Jayapura, Rabu (9/8/2023).
Pimpinan berserta staf Swiss-belhotel jayapura, masyarakat, ASN dari Dinas Pariwisata Kota Jayapura dan Kelurahaan Gurabesi ketika melakukan aksi grebek sampah di Kali Anafre Jayapura, Rabu (9/8/2023). (Tribun-Papua.com/Yohanes Musanus palen)

Namun pihaknya tetap maksimalkan dengan kekuatan armada yang ada untuk mengangkut semua sampah di Negeri Matahari Terbit.

“Sampah-sampah yang tidak terangkut ini kami berpikir potensi itulah yang dibuang masyarakat lewat kali dan timbul diluat dan ada juga dibakar oleh masyarakat,” terangnya.

Lanjut Frengky, jumlah  sampah yang dihasilkan setiap hari tersebut dimana pihaknya estimasi berdasarkan jumlah penduduk di Kota Jayapura ini.

“Ada beberapa wilayah yang sudah kita petakan penghasil sampah terbanyak seperti di wilayah Abepura dan Distrik Jayapura Utara,volume sampahnya itu cukup tinggi karena pemukiman penduduk di dua wilayah ini cukup padat belum lagi banyak dunia usaha,” pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved