Jumat, 8 Mei 2026

Info Keerom

Bangun Masjid Agung Nurul Huda, Piter Gusbager: Jadi Simbol Peradaban Agama Islam di Keerom

Kehadiran masjid tersebut sebagai bentuk kecintaan masyarakat Keerom akan keberagaman, toleransi, menjalankan hukum cinta kasih dan keadilan.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
istimewa
Suasana saat Bupati Piter Gusbager saat menghadiri proses pengecoran tiang kolom lantai Masjid Agung Nurul Huda, di Arso. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pembangunan Masjid Agung Nurul Huda akan menjadi menjadi simbol peradaban budaya beragama Islam di Kabupaten Keerom, Selasa (15/8/2023).

Demikian disampaikan Bupati Piter Gusbager saat menghadiri proses pengecoran tiang kolom lantai Masjid Agung Nurul Huda, di Arso.

Piter mengatakan, kehadiran masjid tersebut sebagai bentuk kecintaan masyarakat Keerom akan keberagaman, toleransi, menjalankan hukum cinta kasih dan keadilan.

"Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Keerom mendukung penuh pembangunan Masjid Nurul Huda hingga selesai, sehingga dapat mewujudkan toleransi, moderasi, dan rasa persaudaraan sesama anak bangsa di Keerom,”Kata Piter.

Baca juga: MERIAH! 13.000 Pelajar Ikuti Carnaval Budaya Jelang HUT Ke-78 RI Tingkat Kota Jayapura

Sebagai pimpinan daerah, kata Piter, dia harus memberikan teladan baik kepada seluruh masyarakat.

Dengan begitu agar semua agama yang ada di negeri tapal batas terus saling menyayangi, melindungi dan menghargai.

“Harapan saya di mulai dari Masjid Agung, kemudian gereja, pura, dan renovasi gereja katolik. Kita mau anak-anak Keerom hidup baku sayang jangan berkelahi saja karena perbedaan agama,”Tegasnya.

Selain itu, Piter juga meminta agar seluruh OPD Pemkab Keerom juga dapat mengulurkan bantuan mereka seikhlasnya terhadap setiap pembangunan rumah ibadah yang ada di Keerom.

Diketahui, dalam kesempatan itu,  Piter juga memberikan bantuan sebesar Rp 300 juta untuk pembangunan gedung masjid tersebut.

Sementara Ketua Panitia Pembangunan Masjid Agung Nurul Huda, Mujiono mengatakan, pembangunan sudah dimulai sejak dua tahun lalu.

Pembangunan ini membutuhkan anggaran sebanyak Rp 21 Miliar dan saat ini baru terkumpul sebanyak Rp 3 Miliar.

“Kami membutuhkan bantuan dan uluran tangan dari semua pihak untuk pembangunan ini, dan kami sudah membuat dan menyampaikan proposal kepada Presiden, Wakil Presiden, Gubernur Papua, Bupati Keerom dan Wakil dan juga masyarakat umum lainnya," ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved