Info Papua Selatan
Pemprov Papua Selatan Diminta Serius Dukung Pengembangan Olahraga Biliar
Pobsi Provinsi Papua Selatan, telah memiliki sejumlah atlet yang profesional, namun, kemampuan mereka masih perlu diasah terus.
Penulis: Yulianus Bwariat | Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
Laporan wartawan TRIBUN-PAPUA.COM, Yulianus Bwariat
TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pobsi) Provinsi Papua Selatan, resmi menerima Surat Keputusan (SK) dari Pengurus Besar Pobsi. Setelah menerima SK, Pengurus Pobsi Provinsi Papua Selatan bakal melakukan sejumlah agenda pada akhir tahun ini.
Ketua harian Pobsi Provinsi Papua Selatan, Michael Bernando Roberto , kepada Tribun-Papua.com, mengatakan, Pobsi Papua Selatan telah menerima SK pada tanggal 31 Agustus 2023 di Jakarta.
"Pobsi Provinsi Papua Selatan, telah memiliki sejumlah atlet yang profesional, namun, kemampuan mereka masih perlu diasah terus untuk persiapan Porprov dan juga Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2024," ungkapnya kemarin.
Lanjutnya, atlet-atlet yang dimiliki Pobsi Provinsi Papua Selatan saat ini, perlu adanya peningkatan prestasi, sehingga, dengan kehadiran Pobsi Provinsi Papua Selatan, atlet-atlet asal Papua Selatan dapat diberikan ruang untuk tampil ke ivent yang lebih tinggi.
"Selama ini atlet kita yang berasal dari Papua Selatan, belum mendapatkan ruang untuk meningkatkan prestasi mereka. Atlet-atlet kita ini perlu anggaran, selain itu sarana prasarana juga sangat penting. Sehingga, diharapakan pemerintah provinsi Papua Selatan dapat mendukung sarana prasarana untuk mengasah skil dan juga mempertajam bibit atlet Biliar," tutur Roberto.
Diakuinya, wilayah Provinsi Papua Selatan, memiliki banyak potensi atlet Biliar, namun masih terbatas sarana dan prasarana, sehingga atlet kesulitan untuk melatih dan membentuk kemampuan dalam bertanding pada ivent besar.
"Untuk training saja, mereka harus keluar daerah dan itu butuh biaya besar. Semoga Pemerintah Provinsi Papua Selatan dapat melihat hal ini, supaya atlet-atlet kita ini juga dapat melakukan uji tanding diluar," ujarnya.
Baca juga: Pemkab Jayapura Raih Juara 3 Nasional di Forum Anak se-Indonesia
Roberto membeberkan, sejumlah atlet asal Provinsi Papua Selatan, lebih memilih kontrak kerjasama dengan daerah lain, sebab, atlet tersebut dibiayai dan dibayar dengan mahal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/rudi.jpg)