ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Info Keerom

Wahfir Kosasih Pimpin Panen Jagung Bersama di Kampung Sanggaria Keerom

Ketua Koprasi Papua Agro Lestari mengatakan bahwa panen bersama kali ini merupakan pelaksanaan bantuan program sosial Bank Indonesia

Penulis: Ahmad Buendi Ginting | Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
Tribun-Papua.com/ Ginting
Wakil Bupati Keerom Wahfir Kosasih saat melakukan panen bersama di Kampung Sanggaria Distrik Arso Barat, Jumat (15/9/2023) 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Ahmad Buendi Ginting

TRIBUN-PAPUA.COM,KEEROM- Wakil Bupati Keerom Wahfir Kosasih memimpin panen bersama jagung yang ada di Kampung Sanggaria yang dikelola oleh Koprasi Papua Agro Lestari dalam pelaksanaan bantuan program sosial Bank Indonesia dan Program Aklerasi Koperasi Moderb Kementerian Koprasi dan UKM, Jumat (15/9/2023)

Kepala Kampung Sanggaria Suryono yang juga Ketua Koprasi Papua Agro Lestari mengatakan bahwa panen bersama kali ini merupakan pelaksanaan bantuan program sosial Bank Indonesia dan Program Akselerasi Koperasi Modern Kementerian Koprasi dan UKM.

"Kami bagian dari koprasi Papua Agro Lestari berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami dalam pengembangan pertanian di Kabupaten Keerom,"Ungkapnya

Baca juga: DWP Keerom Gelar Pelatihan Dasar Merias Wajah

Pihaknya berharap Pemda Keerom terus memberikan perhatian serius kepada para petani yang ada di Kabupaten Keerom khusunya di Kampung Sanggaria.

Sementara itu Wakil Bupati Keerom Wahfir Kosasih mengatakan pihaknya sangat bangga karena memili dua koprasi yang berprogram modern dari Papua yang diakui oleh Kementerian Koprasi dan UMKM. Oleh sebab itu dirinya berharap koprasi ini dapat menjadi contoh.

Baca juga: Ini Penjelasan Kadis PU Kota Jayapura terkait Pertemuan Pemilik Hak Ulayat TPU Buper Waena

Meski ada pertanian jagung yang dikelola oleh Pemerintah yang dalam ini food estate, Pemerintah memastikan bahwa tetap memberikan perhatian serius kepada para pertanian jagung yang dikelola oleh masyarakat Keerom yang selama ini secara mandiri dapat bertahan dan berkembang.

"Saya berterima kasih kepada BI yang terus peduli terhadap pertanian yang ada di Kabupaten Keerom,"Tegasnya.

Penelitian dan praktek yang ada di Kabupaten Keerom yang dikelola dengan baik maka satu hektar dapat menghasilkan 5,5 ton. Oleh sebab itu Ia berharap kepada Dinas Pertanian agar dapat menyambangi kelompok-kelompok pertanian yang ada di Kabupaten Keerom.

"Para penyuluh harus menginplementasikan ilmu yang dimiliki di masyarakat sehingga pertanian di Kabupaten Keerom dapat semakin maju dan baik,"Pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved