Info Mimika
Gudang Penampungan BBM di Timika Terbakar, Diduga Milik Oknum Anggota TNI
Nurjati Renhoran ditemui dilokasi mengatakan, gudang yang terbakar merupakan penampunhan BBM solar milik salah satu oknum anggota TNI.
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela
TRIBUN-PAPUA. COM, TIMIKA- Gudang penampungan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terbakar di Jalan Leo Mamiri, Gang Bakul Janah, Kelurahan Sempan Timika, Senin (25/9/2022) pagi, diduga milik oknum TNI.
Gudang tersebut selama ini diduga digunakanuntuk menimbun BBM solar.
Ketua RT 06, Kelurahan Sempan, Nurjati Renhoran ditemui dilokasi mengatakan, gudang yang terbakar merupakan penampunhan BBM solar milik salah satu oknum anggota TNI.
"Jadi setahu saya ini tempat penampungan solar, yang punya salah satu oknum anggota TNI yang sejak lama ada di sini," kata Nurjati kepada Tribun-Papua.com.
Baca juga: Gudang di Jalan Leo Mamiri Timika Terbakar, Diduga Tempat Penimbunan BBM
Ditanya mengenai gudang memiliki surat izin penampungan BBM kata Nurjati mengaku tidak mengetahui pasti lantaran sejak jadi ketua RT gudang ini telah ada.
"Intinya tidak ada pemberitahauan dan memang benar itu merupakan penampungan BBM selama ini beroperasi," bebernya.
Sementara Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Julkifli Sinaga megatakan, saat ini tim Inafis masih melakuian olah TKP untuk memastikan penyebab kebakaran dan kerugian material.
"Kami masih olah TKP untuk mengetahui penyebab kebakaran dan kerugian material," tuturnya.
Berdasarkan keterangan warga bahwa, gudang tersebut menampung BBM milik salah satu oknum anggota TNI yang selama ini sudah beroperasi.
Menanggapi hal itu, AKP Julkifli berkata akan melalukan penyelidikan terlebih dahulu pemilik gudang.
"Kami olah TKP dulu untuk megetahui seperti apa penyebab kebakaran," jelasnya.
Di sisi lain, Dandim 1710/Mimika Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi juga menanggapi terkait gudang penimbunan BBM yang diduga milik salah satu oknum anggota TNI.
"Kami akan mengecek terkait informasi tersebut. Saya cek dulu kareba belum ada informasi," singkatnya.
Sebelumnya, Kebakaran gudang berisikan kurang lebih 60 tandon atau tangki tersebut membuat warga sekitar pemukiman panik karena kepulan asap tebal.
Upaya memadamkan api dilakukan oleh warga sekitar namun tak berhasil lantaran api semakin besar sambil menunggu petugas pemadam kebakaran untuk tiba dilokasi kebakaran.
Empat unit armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api di gudang yang diduga menimbun BBM tersebut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Gudang-penampungan-Bahan-Bakar-Minyak-BBM-yan.jpg)