Festival Asmat Pokman Asmat
Ukiran Asmat Senilai Rp 36 Juta, Ini Sosok yang Membelinya
Ukiran-ukiran ini mempunyai nilai seni yang sangat tinggi. Sehingga, wajar dalam pelelangan, satu ukiran dinilai dengan harga yang cukup fantastis.
Penulis: Yulianus Bwariat | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Yulianus Bwariat
TRIBUN-PAPUA.COM. ASMAT – Ukiran khas Suku Asmat berbentuk panel yang berlogo Provinsi Papua Selatan, telah terjual dengan harga Rp 36.000.000 di hari pertama kegiatan lelang ukiran.
Pelelangan tersebut dalam rangka Festival Asmat Pokman ke-36 tahun 2023.
Baca juga: Pemkab Asmat Gelar Aksi Tanam Pohon Mangrove, Ini Kata Bupati Elisa
Ukiran berbahan dasar kayu besi itu, dimenangkan oleh peserta dengan penawaran tertinggi, yakni Penjabat Gubernur Provinsi Papua Selatan, Apolo Safanpo, yang diwakili oleh Asisten II Setda Provinsi Papua Selatan, Sunaryo.
"Pemerintah Provinsi Papua Selatan telah menyediakan anggaran sebesar Rp350 juta untuk membeli ukiran dan anyaman milik masyarakat Asmat. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan pemerintah Provinsi Papua Selatan dalam melestarikan budaya Asmat serta mendorong putaran ekonomi pada Festival Asmat Pokman," kata Sunaryo.
Dikatakan, lelang ukiran dalam Festival Asmat Pokman, selalu dinantikan para pecinta seni, sebab ukiran yang masuk dalam pelelangan merupakan ukiran yang lolos seleksi oleh panitia Festival Asmat.
"Ukiran-ukiran ini mempunyai nilai seni yang sangat tinggi. Sehingga, wajar jika dalam pelelangan, satu ukiran dinilai dengan harga yang cukup fantastis," ujarnya.
Baca juga: Festival Asmat Pokman Masuk 5 Event Bergengsi di Tanah Papua
Sebelum diboyong oleh Gubernur Papua Selatan, ukiran panel tersebut dibuka dengan harga Rp 10.000.000, lalu ditawar lagi oleh Bupati Asmat Elisa Kambu sebesar Rp 20.000.000.
Selanjutnya tawar menawar pun terjadi dan akhirnya, ukiran panel bernomor 139 milik Servandus Urisipit, itu jatuh di tangan Asisten II Setda Papua Selatan sebagai penawar tertinggi.
Untuk diketahui, lelang ukiran dan anyaman dilakukan setiap tahun dalam Festival Asmat Pokman.
Lelang kali ini, bakal dilakukan selama 3 hari, sejak tanggal 9-11 Oktober 2023. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/10102023-ukiran_asmat.jpg)