Info Papua Pegunungan
Isu Bencana Kelaparan di Yahukimo Mencuat, Esau Miram: Kepala Distrik Amuma Segera Bawa Data Lengkap
Wakil Bupati Yahukimo, Esau Miram mengatakan akan segera memanggil Kepala Distrik Amuma dan meminta data lengkap terkait kondisi warga yang disebut te
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Isu bencana kelaparan di Distrik Amuma Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, kembali mencuat.
Ini menyusul pernyataan Kepala Distrik Amuma kepada awak media yang menyampaikan kondisi masyarakatnya, tanpa disertai data lengkap.
Merespon hal tersebut, Wakil Bupati Yahukimo, Esau Miram mengatakan akan segera memanggil Kepala Distrik Amuma dan meminta data lengkap terkait kondisi warga yang disebut terdampak bencana.
Sebab, hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Yahukimo belum mendapat laporan maupun data rill dari kepala distrik setempat terkait bencana yang terjadi di Distrik Amuma.
Baca juga: 5 Pendulang Emas Tewas di Pedalaman Yahukimo, Kapolda Papua: Tindak Tegas KKB
Di samping itu, pihaknya melalui Dinas Ketahanan Pangan telah mengirimkan bantuan beras sebanyak 4 ton dan menfasilitasi pengangkutan bantuan dengan dua fligt penerbangan pada awal Oktober 2023.
"Bantuan tersebut dikirim setelah adanya laporan dari salah satu perwakilan Kepala Kampung dari Distrik Amuma, menyangkut situasi dan kondisi Distrik Amuma yang beberapa waktu terakhir dilanda cuaca hujan," ujar Esau dalam keterangan tertulis ditermia Tribun-Papua.com, Selasa (17/10/2023).
Bahkan setelah menerima keluhan warga, kata Esau, pihaknya meminta data riil terkait jumlah masyarakat yang terdampak bencana di Distrik Amuma.
Namun, hingga saat ini belum ada laporan resmi dari pemerintah distrik setempat.
Baca juga: Didimus Yahuli Imbau Seluruh Masyarakat Yahukimo Jaga Stabilitas Keamanan Pasca-gangguan KKB
"Pemerintah Yahukimo menyesalkan sikap Kepala Distrik Amuma yang langsung mempublikasikan lewat media terkait kondisi masyarakatnya, ketimbang membawa laporan atau menyampaikan langsung kepada Bupati maupun Wakil Bupati," ujarna.
Untuk itu, ia menegaskan akan memanggil Kepala Distrik Amuma guna memastikan fakta soal isu yang berembus ke masyarakat. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.