Jumat, 17 April 2026

Info Jayapura

Merusak Ekosistem Laut, Nelayan Diingatkan Jangan Pakai Bom Ikan

Perilaku merusak ekosistem laut, sambung Yarona, tentu akan berdampak bagi generasi mendatang.

Tribun-Papua.com/ Noel
Tampak nelayan saat melaut di Kota Jayapura, Sabtu (21/10/2023). 

Laporan wartawan, Tribun-Papua.com Noel Iman Untung Wenda

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Nelayan di wilayah Jayapura dingatkan tidak mengunakan alat peledak berupa bom, racun dan potas saat mencari ikan.

Pasalnya, ditemukan banyakan kerusakan laut akibat racun dan bom ikan yang acapkali dipakai nelayan untuk mendapatkan ikan yang banyak.

"Saya minta kepada nelayan di Jayapura ini untuk tidak boleh pake racun dan bom untuk dapat ikan di perairan kami maupun di mana saja," kata Kepala Kampung Ormu Wari, Hosea Yarona, selaku pemilik hak ulayat kepada Tribun-Papaua.com, di Jayapura Sabtu, (21/10/2023).

Baca juga: Pabrik Pakan Ternak Pertama di Papua Selatan: Libatkan Petani dan Nelayan di Merauke  

Penggunaan bom bukan saja merusak ekosistem laut, tetapi juga mengancam habitat yang ada di dalamnya.

"Orang yang tidak tau itu makan ikan mereka yang korban,"tegas Yarona.

Ia berharap nelayan lebih bijak dengan menggunakan alat pancing yang ramah lingkungan.

"Kita harus pake alat mancing," ujar Yarona lagi.

Perilaku merusak ekosistem laut, sambung Yarona, juga akan berdampak bagi generasi mendatang.

"kita harus pikir generasi ke depan jangan gunakan potas dan racun lah,"pintanya.

"Tolong sampaikan  ke nelayan lainnya kalau mau tangkap ikan  harus pake alat pancing, jangan gunakan bom, racun dan potas. Apalagi racun yang ikannya dikonsumsi manusia itu dampak bahaya sekali," pungkas Yarona. (*)

 

 

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved