Info Sarmi
Kehadiran Kader Sadarkan Warga Sarmi Apa Itu Malaria
Eliminasi malaria adalah program nasional yang menuntut dukungan semua pihak agar bergerak mencapai Kabupaten Sarmi bebas malaria pada akhir 2026.
Penulis: Noel Iman Untung Wenda | Editor: Lidya Salmah
Laporan wartawan, Tribun-Papua.com Noel Iman Untung Wenda
TRIBUN-PAPUA.COM,SARMI- Salah satu Kader Puskesmas Bonggo, Mariana Kulan menyampaikan terimakasih atas kehadiran kader malaria di Kabupaten Sarmi, khususnya di wilayahnya.
Apresiasinya ini lantaran ia sebagai warga asli bersama masyarakat awalnya tak tahu soal apa itu malaria, dan penyebaranya juga mengatasinya.
Namun kehadiran kader membuat warga paham soal penyakit endemik Papua tersebut.
"Dulu kami tidak tahu apa itu malaria, dulu anak- anak kecil main saat hujan, minum air kelapa banyak orang tua bilang jangan nanti kalian sakit, tapi sekarang kami sudah tau apa itu malaria jadi kami menyampaikan terimaksih," katanya saat mengikuti Jambore Kader Maria di Lapangan Diklat BKPSDM Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, Senin, (30/10/2023).
Baca juga: Asisten l Pemkab Sarmi Lepas Kontingen Pesparani dan Cerdas Cermat Rohani Anak Tingkat Nasional
Hal Serupa juga dikatakan Asisten I Sekda Kabupaten Sarmi, Michael Suruan mengaku kehadiran kader sangat membantu pemerintah dalam melawan malaria.
"Saya juga memberikan apresuas juga kepada teman- teman kader malaria karena bisa memberikan pelayanan kepada masyaakat,” terang Michael.
Ia menambahakan, eliminasi malaria adalah program nasional yang menuntut dukungan semua pihak agar bergerak mencapai Kabupaten Sarmi bebas malaria pada akhir 2026.
Diketahui bahwa peran kader malaria dalam kegiatan penanggulangan malaria telah diatur dalam Permenkes No.41 tahun 2018 tentang elaksanaan deteksi dini, dan pemberian obat anti malaria oleh kader malaria pada daerah dengan situasi khusus.
(*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/31102023-Kader-Malariaa.jpg)