Info Jayawijaya
Sumule Tumbo Ajak Masyarakat Jayawijaya Tingkatkan Usaha Budidaya Madu
Bukan hanya kelompok peternakan madu, tetapi juga beberapa kelompok tani usaha lainnya seperti pertanian, peternakan, perikanan dan lain-lain.
Penulis: Arni Hisage | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Arny Hisage
TRIBUN-PAPUA.COM, WAMENA – Penjabat (Pj) Bupati Jayawijaya, Sumule Tumbo mengajak seluruh peternak lebah madu di Kabupaten Jayawijaya meningkatkan produksi madunya.
Sebab, manfaatnya sangat besar bagi semua orang.
“Salah satunya di dalam pencegahan stunting, saya kira madu ini juga sangat bermanfaat bagi ibu-ibu hamil sampai melahirkan dan bayinya sampai dua tahun, ini juga diprioritaskan untuk gizi sesuai dengan kebutuhan,” kata Sumule Tumbo saat panen raya madu di Kampung Kurumo, Distrik Walelagama, Jumat (9/2/2024).
Baca juga: Kemiskinan Ekstrem di Jayawijaya, Sumule Tumbo: Para Kepala Distrik Segera Sampaikan Data Lengkap
Pihaknya berkomitmen agar APBD tahun anggaran 2024 membantu masyarakat dalam pengembangan usaha seperti ini.
Bukan hanya kelompok peternakan madu, tetapi juga beberapa kelompok tani usaha lainnya seperti pertanian, peternakan, perikanan dan lain-lain.
“Ini akan kita melakukan pendaftaran, sehingga para kepala distrik dan kepala kampung dan bapak ibu sekalian mohon untuk proaktif untuk memberikan masukan data yang akurat kepada pemerintah kabupaten Jayawijaya,” jelasnya.
Pemerintah jayawijaya juga memprogramkan pembukaan kebun baru sesuai kondisi masing-masing distrik, yaitu satu hektar setiap distrik.
“Kami komitmen untuk pengadaan traktor bibit dan seluruh sarana produksi yang dibutuhkan oleh masyarakat, baik itu pengusaha lebah madu maupun usaha lainnya, segera sampaikan kepada kami, agar kita tetapkan di APBD 2024,” jelasnya.
Baca juga: Majelis Rakyat Papua, Macan Ompong yang Kini Jadi Boneka
Menurutnya, madu sangat bermanfaat untuk semua penyakit, serta penanganan stunting.
Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya mencatat angka stunting sebanyak 537 kasus, dan terbilang cukup tinggi.
Untuk itu, seluruh Kepala Distrik dan Kepala Kampung diminta segera melaporkan data lengkap kepada pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya dan juga Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, agar semua usaha madu terdaftar dengan jelas. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Pj-Bupati-Jayawijaya-Sumule-Tumbo-bersama-Pj-Gubernur-Papu.jpg)