Minggu, 12 April 2026

KKB Papua

Ali Kabiay: Aksi Teror KKB Berdampak Luas terhadap Masyarakat Papua

Masyarakat sepenuhnya mendukung tindakan aparat keamanan dalam melakukan penegakkan hukum terhadap KKB di tanah Papua.

Tribun-Papua.com/Istimewa
Tokoh Pemudah Papua, Ali Kabiay menyikapi aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap masyarakat sipil di tanah Papua. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Tokoh Pemudah Papua, Ali Kabiay menyikapi aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap masyarakat sipil asli Papua dan juga non-Papua bahkan aparat keamanan TNI-Polri di wilayah itu.

Menurut Ali, kekerasan yang dilakukan KKB adalah aksi teror yang berdampak luas terhadap masyarakat Papua.

"Masyarakat selalu dihantui rasa takut, karena acaman yang sering dilakukan (KKB)," ujar Ali dalam keterangan tertulis, diterima Tribun-Papua.com, Sabtu (27/4/2024).

Ali meminta agar aparat penegak hukum bertindak tegas.

Bahkan, klaim dia, masyarakat sepenuhnya mendukung tindakan aparat keamanan dalam melakukan penegakkan hukum terhadap KKB di tanah Papua.

Baca juga: Tolak Keberadaan KKB, Tokoh Masyarakat Yahukimo: Mereka Jadi Ancaman bagi Masyarakat

"Silahkan aparat bertindak, karena kami tidak ada kaitannya dengan kelompok itu," ujar Ali.

Ia juga juga meminta masyarakat bergandengan tangan dalam menjaga situasi kamtibmas di Papua.

Mengingat, tidak lama lagi pelaksanaan Pilkada serentak 2024 bakal dihelat.

"Sedikit lagi sudah Pilkada, mari kita jaga kedamaian untuk kemajuan di Tanah Papua," ujarnya.

Tokoh Masyarakat Yahukimo: KKB Jadi Ancaman bagi Masyarakat

Sebelumnya, Tokoh Masyarakat Suku Besar Kopkaka, Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan,  Yusak Weyo menentang aksi kekerasan yang kerap dilakukan KKB.

"Masyarakat selalu dihantui rasa takut, karena acaman yang sering dilakukan (KKB)," ujarnya, Selasa (23/4/2024).

Paling dikuatirkan lagi yakni, masyarakat kerap dihantui rasa takut apabila menjadi korban ketika terjadi gesekan aparat dengan para kelompok pengacau keamanan tersebut. 

KKB Papua Menggila, Tembak Dua Warga Sipil di Kabupaten Puncak: Situasi Mencekam

"Kalau ada KKB di tempat kami, maka aparat akan datang sehingga bisa terjadi kontak senjata. Itu masyarakat nanti bisa jadi korban seperti yang terjadi di Intan Jaya beberapa waktu lalu," beber dia. 

Oleh sebab itu, secara tegas Yusak bersama masyarakat Suku Kopkaka telah menyatakan sikap menolak keberadaan KKB di daerahnya.

"Kami sepakat tolak kelompok dari hutan datang ke sini, karena keberadaan mereka sangat meresahkan," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved