Minggu, 26 April 2026

Papua Terkini

TERKINI: Baling-baling Pesawat Ditemukan di Hutan Perbatasan Papua, Begini Kondisinya

Penemuan baling-baling pesawat di hutan membuat heboh warga perbatasan Papua.

|
Tribun-Papua.com/Istimewa
EVAKUASI - Baling-baling dari reruntuhan pesawat yang berasal dari PD II ditemukan di Kabupaten Keerom, wilayah perbatasan RI-PNG, Rabu (22/5/2024). ANTARA/HO-Satgas Yonif 122/TS. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Penemuan baling-baling pesawat di hutan membuat heboh warga perbatasan Papua-Papua Nugini (PNG).

Baling-baling pesawat yang merupakan peninggalan perang dunia (PD) II ditemukan di hutan Kabupaten Keerom.

Benda temuan itu diduga milik Polandia.

Adpun lokasi penemuan yakni hutan Intipapo yang dikeramatkan oleh masyarakat setempat.

Hutan tersebut berada di wilayah perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini (PNG).

Baca juga: Warga Papua Nugini Diamuk Warga di Batas Negara, Diduga Hendak Mencuri

"Temuan bagian bangkai pesawat itu mulanya diungkap oleh warga kampung Amyu, Distrik Arso Timur," ujar Komandan Satgas Yonif 122/Tombak Sakti, Letkol Inf Dicky Apriyadi, Kamis (23/5/2024), seperti dilansir Kompas.com.

Ritual adat

Komandan Dicky mengungkap, kawasan hutan tersebut telah dikeramatkan secara turun-temurun oleh masyarakat setempat.

"Hutan tempat puing-puing pesawat itu memang dikeramatkan oleh masyarakat setempat walaupun di sekitarnya sudah menjadi lahan sawit," kata dia.

Menurut keterangan warga, bangkai pesawat itu sudah teronggok di kawasan hutan selama 82 tahun.

"Dengan pendekatan teritorial warga menginformasikan dan menunjukkan lokasi tersebut," ungkapnya.

Bangkai pesawat itu pun kemudian diambil dengan diawali prosesi adat lebih dulu.

"Sebelum ke lokasi bangkai pesawat dilakukan prosesi adat yang dipimpin Ondoafi Amyu Karlos Enev Ewir," ujar dia.

Saat ini baling-baling itu dibawa keluar. Penemuan tersebut juga telah dilaporkan ke Pemda, Korem, dan Lanus Silas Pare. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Baling-baling Pesawat Diduga Sisa PD II Ditemukan di Hutan Keerom, Diambil dengan Ritual Adat",

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved