Sabtu, 11 April 2026

Info Jayapura

Mama-mama Papua Masih Berjualan di Bawah Panas dan Hujan 

Kondisi yang dialami para pedagang yang didominasi mama-mama Papua tersebut telah berlangsung bertahun-tahun di wilayah pusat Ibukota provinsi Papua.

Tribun-Papua.com/Noel Wenda
Mama-mama pedagang papua saat berjualan di pasar bayangan  Expo Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Kamis (13/06/2024). 

Laporan: Tribun-papua.com/Noel Iman Untung Wenda

TRIBUN-PAPUA.COM - JAYAPURA - Mama- mama pedagang papua di pasar bayangan  Expo Waena, Distrik Heram, hingga saat ini masih berjualan di bawah hujan dan panas matahari.

Kondisi yang dialami para pedagang yang didominasi mama-mama Papua tersebut telah berlangsung bertahun-tahun di wilayah pusat Ibukota provinsi Papua yang belum diberikan perhatian secara serius.

"Kita lihat ini ada pembiaran, Coba bayangkan mereka tahan panas dan hujan selama berapa  tahun," kata Seketaris Solidaritas  Pedagang Asli Papua. (Solpap) Natan Tebai di Jayapura, Kamis, (13/06/2024).

Selain itu dirinya juga menyayangkan tidak adanya pemberian payung atau tenda sementara kepada mama-mama di wilayah itu untuk berjualan oleh pemerintah kota Jayapura hingga bertahun-tahun mereka menahan panas dan hujan di lokasi tersebut.

Baca juga: Audiensi Dengan MRPBD, Pedagang Papua Minta Bangun Pasar Khusus di Kota Sorong

"Memang sejak awal mama menolak di Pindahkan, tapi seharusnya pemerintah berikan bantuan Tenda sementara agar ketika hujan mama- mama tidak kebasaan seperti saat ini, hujan dari pagi mama- mama bertahan di Jualan," katanya.

Selain itu ia juga mengingatkan kepada pejabat asli Papua agar melihat pedagang mama Papua ini sebagai orang tua mereka yang harus dihargai karena dari aktivitas jualan mereka itu akan menghidupkan ekonomi rumah tangga mereka.

"Harusnya mereka mama - mama Papua mendapat perhatian khusus dari pejabat Papua karena mereka orang asli Papua yang berjualan dan akan menghidupkan ekonomi serta membayar anak-anak sekolah jadi wajib sekali mereka dibantu," ujarnya.

Baca juga: Investor Perkebunan Tebu Sasar Pulau Kimam Merauke, Masyarakat Adat Gelar Aksi Massa

Natan juga menambahkan bahwa sebelumnya mama-mama meminta agar asrama Fakfak di belakang tempat jualan mereka itu dapat memberikan ruang agar tempat jualan mereka tidak lagi di badan jalan tetapi di halaman dengan Tenda yang disiapkan.

"Memang sebelumnya mau mama bersikeras karena itu tempat jualan mereka mereka ingin agar pemerintah memberikan ruang tempat jualan mereka di belakang lahan asrama Fakfak," ujarnya, (*).

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved