Selasa, 14 April 2026

Sosok

Cerita Gabriela Joan Iriani Ondi Selama Mengikuti Program Adem di Luar Papua

Kepala sekolah dan setiap guru begitu senantiasa untuk memberikan bimbingan agar mereka dapat berbicara yang benar.

Tribun-Papua.com/Calvin Louis Erari
Gabriela Joan Iriani Ondi, seorang siswi asal Papua Tengah, telah menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Banten selama tiga tahun (dari 2022 hingga 2024), melalui program Afirmasi pendidikan Menengah (Adem). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Gabriela Joan Iriani Ondi, seorang siswi asal Papua Tengah, telah menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Banten selama tiga tahun (dari 2022 hingga 2024), melalui program Afirmasi pendidikan Menengah (Adem).

Selama disana Gabriela mengatakan, banyak pengalaman baru yang didapatkan.

Seperti dalam lingkungan sekolah, kepala sekolah dan setiap guru begitu senantiasa untuk memberikan bimbingan agar mereka dapat berbicara yang benar.

Kemudian juga diajarkan untuk bagaimana dapat mengenal budaya, dan menjaga toleransi saat berada dimana saja.

Baca juga: Situasi di Papua Pegunungan Tak Terkendali, Berikut Info Lengkapnya

"Nah dari situ mental perantau kita langsung terbentuk," kata Gabriela kepada Tribun-Papua.com, di Nabire, Jumat, (14/06/2024).

Selain itu, saat belajar disana (Banten) mereka juga dapat belajar untuk bagaimana bisa menjadi foto maupun video grafi.

Untuk itu singkat cerita Gabriela,  mengaku sangat bahagia selama mengikuti program beasiswa Adem.

"Sekarang kami sudah pulang, dan ini bukti bahwa kita sudah berhasil menyukseskan pendidikan SMA selama tiga tahun pada sejumlah provinsi yang ada di Indonesia," ujarnya.

Gabriela berharap, semoga program Adem terus tetap berlanjut, karena masih banyak generasi Papua yang mempunyai semangat belajar untuk meraih cita-cita yang lebih baik.

"Supaya kedepan kita semua membangun Papua Tengah untuk menjadi yang lebih maju," pungkasnya.

Diketahui, program Adem merupakan, salah satu upaya pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam hal pemerataan kualitas pendidikan khususnya bagi anak-anak Papua dan Papua Barat terbaik serta daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T). (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved